Evaluasi Status Gizi Mahasiswa Pondok Pesantren An-Najma Gunungpati
Keywords:
status gizi, mahasiswa pondok pesantren, antropometri, IMT, gizi seimbangAbstract
Indonesia menghadapi masalah gizi ganda, yaitu kekurangan gizi seperti stunting dan underweight, serta kelebihan gizi seperti obesitas dan diabetes. Data Riskesdas 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi obesitas dan gizi lebih, sementara sebagian masyarakat masih mengalami gizi kurang. Kondisi ini menunjukkan perlunya penanganan serius karena melibatkan berbagai faktor dan sektor. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi status gizi Mahasiswa di pondok pesantren An-Najma Gunungpati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Melihat tujuan penelitian yang kami lakukan, yaitu untuk mengevaluasi status gizi dan asupan makan santri di Pondok Pesantren An-Najma Gunungpati. Berdasarkan hasil data penelitian pada tabel 2 didapatkan frekuensi dan persentase mahasiswa Pondok Pesantren An-Najma Gunungpati dari 28 responden menunjukan bahwa frekuensi status gizi buruk sebanyak 7 responden (25%), gizi normal sebanyak 18 responden (64,28%), dan gizi lebih sebanyak 3 responden (10,71%). Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi yang konstruktif bagi masyarakat, khususnya bagi pengelola pondok pesantren, para santri, serta pemangku kepentingan di bidang kesehatan masyarakat dan pendidikan.