Pengaruh Pola Konsumsi Junk Food terhadap Kadar Gula Darah: Sebuah Studi Literatur
Keywords:
junk food, gula darah, remaja, resistensi insulin, studi literaturAbstract
Konsumsi junk food yang tinggi pada remaja semakin menjadi perhatian dalam konteks kesehatan masyarakat. Junk food mengandung gula, garam, dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi, namun rendah serat dan zat gizi esensial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pola konsumsi junk food terhadap kadar gula darah melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap 15 jurnal nasional dan internasional yang relevan, diterbitkan dalam lima tahun terakhir, dengan fokus pada hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dan risiko gangguan metabolik, terutama kadar glukosa darah. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas jurnal menemukan hubungan signifikan antara konsumsi junk food secara berlebihan dengan peningkatan kadar gula darah, baik secara langsung melalui lonjakan glukosa darah akibat kandungan gula dan lemak, maupun secara tidak langsung melalui peningkatan status gizi lebih yang memicu resistensi insulin. Studi juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik dan edukasi gizi sebagai faktor protektif. Penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan multidisipliner dalam penanggulangan masalah konsumsi junk food, serta perlunya intervensi kebijakan dan edukasi gizi pada remaja untuk menekan prevalensi diabetes melitus tipe 2 di usia muda.