Studi Kuantitatif tentang Pola Konsumsi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang dan Implikasinya terhadap Pengembangan UMKM Ayam Geprek
Keywords:
pola konsumsi, uang saku, mahasiswa, implikasi, umkm ayam geprekAbstract
Konsumsi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu dalam memanfaatkan barang atau jasa yang diperoleh melalui pengorbanan atau pembelian. Pola konsumsi di kalangan mahasiswa mengalami variasi yang signifikan, dipengaruhi oleh berbagai faktor. Saat ini, mahasiswa cenderung memilih untuk mengkonsumsi makanan siap saji, seperti ayam geprek, yang mudah diakses di sekitar lingkungan kampus. Keberadaan sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menawarkan ayam geprek semakin menjadikannya sebagai pilihan utama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi mahasiswa Universitas Negeri Semarang terhadap perkembangan UMKM ayam geprek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data diperoleh melalui angket atau kuesioner yang membahas pola konsumsi mahasiswa terhadap UMKM ayam geprek. Sampel penelitian terdiri dari 50 mahasiswa aktif dari berbagai fakultas di UNNES yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uang saku serta preferensi individu merupakan faktor utama yang mempengaruhi pola konsumsi mahasiswa. Meskipun demikian, mahasiswa cenderung menerapkan pola konsumsi yang terkontrol dan tidak berlebihan. Kesadaran dalam mengelola keuangan pribadi berperan penting dalam membantu mereka mempertahankan keseimbangan pengeluaran harian. Penelitian ini memberikan manfaat terkait faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi mahasiswa serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Dari perspektif sosial dan ekonomi, hasil penelitian ini dapat berfungsi untuk mencegah perilaku konsumtif yang berlebihan dan memberikan panduan kepada orang tua dalam mengelola pemberian uang saku secara lebih efektif. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya pola konsumsi yang lebih terencana dan bijak.