Pengalaman dan Persepsi Remaja Putri terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah

Authors

  • At Dinda Aurella Nasiwa Universitas Negeri Semarang
  • Fiorenza Verda Malika Peace Universitas Negeri Semarang
  • Erlita Dwi Julianti Universitas Negeri Semarang
  • Naila Zulfa Azzahra Universitas Negeri Semarang
  • Zahira Shofa Al Insani Universitas Negeri Semarang
  • Yonanda Dhea Keisha Universitas Negeri Semarang
  • Queen Meila Hermawan Universitas Negeri Semarang
  • Iqbal Mayyuhda Al-Haq Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Nabil Habibi Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Tablet Tambah Darah, Remaja Putri, Kepatuhan, Pengalaman Sensoris, Pendidik Sebaya

Abstract

Program Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri merupakan strategi nasional untuk menekan angka anemia, namun kepatuhan konsumsinya masih menjadi tantangan kompleks. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan kendala remaja putri dalam mengonsumsi TTD di sekolah, serta peran lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima belas remaja putri dan satu pengurus Palang Merah Remaja (PMR), lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, verifikasi kesimpulan). Hasil penelitian mengungkap bahwa: (1) Pengetahuan awal remaja tentang TTD sangat terbatas; (2) Terdapat kesenjangan antara persepsi positif akan manfaat TTD (mencegah anemia dan stunting) dengan kepatuhan konsumsi, yang terutama terkendala oleh pengalaman sensoris rasa yang tidak enak (pahit, seperti darah) dan sifat lupa akibat frekuensi konsumsi yang jarang; (3) Peran kritis PMR sebagai pendidik sebaya dalam distribusi, pengawasan, dan edukasi terbukti efektif, meski menghadapi kendala logistik dan penolakan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan bukti komprehensif bagi pemangku kebijakan sekolah dan puskesmas untuk merancang strategi intervensi yang tidak hanya fokus pada edukasi, tetapi juga pada perbaikan rasa TTD, manajemen logistik, dan optimalisasi sistem dukungan sebaya guna meningkatkan kepatuhan secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles