Analisis Dampak Psikologis Terhadap Korban dan Pelaku Bullying dalam Anime A Silent Voice

Authors

  • Ahmad Suhail Kamal Universitas Negeri Semarang
  • Radhite Tsabita Ulaya Universitas Negeri Semarang
  • Syahinda Zafiera Setiawan Universitas Negeri Semarang
  • Syahinda Zafiera Setiawan Universitas Negeri Semarang
  • Astri Hidayatul Mukaromah Universitas Negeri Semarang
  • Sabrina Nur Zihan Universitas Negeri Semarang
  • Anggun Marsa Salsabila Universitas Negeri Semarang

Keywords:

bullying, dampak psikologis, korban bullying, pelaku bullying, anime

Abstract

Bullying merupakan permasalahan sosial yang dapat memberikan dampak psikologis bagi korban maupun pelaku. Fenomena tersebut digambarkan dalam anime A Silent Voice melalui karakter Shoko Nishimiya sebagai korban perundungan dan Shoya Ishida sebagai pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan bentuk-bentuk bullying yang terjadi, serta pengaruhnya terhadap kondisi emosional, perilaku, serta perkembangan karakter baik pada korban maupun pelaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan mengeksplorasi dan memahami makna sebuah fenomena sosial atau kemanusiaan, sehingga memungkinkan peneliti untuk mendalami fenomena yang kompleks melalui interpretasi naratif dan visualisasi yang selaras dengan sifat anime sebagai media animasi visual. Data penelitian diperoleh dari anime A Silent Voice yang ditonton secara berulang untuk melakukan proses immersion atau penjiwaan terhadap adegan, karakter, serta visualisasi fenomena psikologis yang ada dalam anime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying  yang terjadi dalam A Silent Voice berupa bullying fisik, verbal, dan juga mental seperti pengucilan. Dampak psikologis pada korban menyebabkan rendahnya rasa percaya diri, depresi, bahkan berpikiran untuk mengakhiri hidup. Pelaku juga mengalami dampak psikologis akibat bullying yang ia lakukan seperti penyesalan, isolasi sosial, pengucilan, juga depresi. Anime ini juga memperlihatkan proses pemulihan hubungan oleh pelaku melalui restorative justice sebagai bentuk penebusan rasa bersalahnya. Demikian penelitian ini menunjukkan bahwasanya dampak psikologis bullying tidak hanya  pada korban saja, namun juga dialami oleh pelaku. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya toleransi, empati, serta kesadaran terhadap kesehatan mental dalam kehidupan sosial remaja.

Downloads

Published

2025-06-01

Issue

Section

Articles