Analisis Perbandingan Kandungan Minyak Atsiri Rimpang Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan Kunyit (Curcuma longa L.) melalui Metode Destilasi Air dan Identifikasi Kromatografi Lapis Tipis (KLT)
Keywords:
Jahe, kunyit, minyak atsiri, destilasi, rendemen, kromatografi lapis tipisAbstract
Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dan kunyit (Curcuma longa L.) mengandung minyak atsiri dengan aktivitas biologis penting. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik organoleptis, rendemen, dan profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) minyak atsiri kedua rimpang melalui metode destilasi air. Isolasi menggunakan 150 gram sampel selama 1-2 jam. Hasil menunjukkan kedua rimpang menghasilkan rendemen yang sama sebesar 0,54%. Dibandingkan nilai teoritis, rendemen jahe (0,54%) melebihi standar (0,14%), sedangkan kunyit (0,54%) di bawah standar (0,911%). Minyak jahe berwarna jernih dengan aroma tajam, sedangkan minyak kunyit berwarna kuning pucat dengan aroma aromatik. Analisis KLT menghasilkan nilai Rf 0,8625 (jahe) dan 0,89375 (kunyit). Kesimpulannya, efisiensi ekstraksi jahe lebih tinggi dibandingkan kunyit dalam kondisi destilasi yang sama, namun sistem fase gerak KLT masih perlu dioptimasi karena nilai Rf yang dihasilkan melebihi rentang standar teoritis.