Sintesis Iodoform (CHI₃) melalui Reaksi Haloform: Studi Eksperimental dan Analisis Mekanisme Reaksi

Authors

  • Camelia Azka Universitas Negeri Semarang
  • Verna Wimala Salsabila Universitas Negeri Semarang
  • Hasna Nisrina Huwaida Isfaizah Universitas Negeri Semarang
  • Mutiara Eka Putri Universitas Negeri Semarang
  • Rosalba Sirly Najia Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Iodoform, Reaksi haloform, Recovery, Rendemen, Titik lebur

Abstract

Iodoform (CHI₃) merupakan senyawa organoiodin yang dapat disintesis melalui reaksi haloform dan memiliki relevansi dalam bidang kimia organik maupun aplikasi medis sebagai senyawa antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis iodoform melalui reaksi antara aseton, iodium, dan natrium hidroksida dalam suasana basa serta mengevaluasi karakteristik produk yang dihasilkan. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium melalui tahapan sintesis, pemisahan endapan, pencucian, rekristalisasi, pengeringan, serta pengujian produk meliputi pengamatan kristal, uji kelarutan, uji AgNO₃, titik lebur, persen recovery, dan persen rendemen. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya kristal kuning sebagai indikator kualitatif terbentuknya iodoform. Persen recovery tertinggi diperoleh pada replikasi IV sebesar 30%, sedangkan terendah pada replikasi III sebesar 8,647%, dengan rata-rata recovery 21,49%. Persen rendemen tertinggi juga diperoleh pada replikasi IV sebesar 58,275%, sedangkan terendah pada replikasi III sebesar 26,88%, dengan rata-rata rendemen 43,76%. Titik lebur produk sebesar 70°C menunjukkan bahwa produk kemungkinan belum murni secara optimal. Penelitian ini bermanfaat untuk memahami mekanisme reaksi haloform, faktor yang memengaruhi hasil sintesis, serta pentingnya pemurnian dalam memperoleh iodoform dengan kualitas lebih baik.

Downloads

Published

2025-06-01

Issue

Section

Articles