Peran Motivasi Diri sebagai aspek Kecerdasan Emosional terhadap Kecerdasan Logis Matematis Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Angkatan 2025 UNNES
Keywords:
motivasi diri, kecerdasan emosional, kecerdasan logis-matematis, mahasiswa pendidikan matematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi diri sebagai bagian dari kecerdasan emosional berperan terhadap kecerdasan logis-matematis mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2025 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dalam pembelajaran matematika, motivasi diri menjadi faktor penting karena mendorong mahasiswa untuk tetap bersemangat, pantang menyerah, serta berusaha memahami materi yang sulit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket terbuka yang menggali pengalaman dan pandangan mahasiswa terhadap hubungan antara motivasi diri dan kemampuan berpikir logis-matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi diri mahasiswa lebih banyak bersumber dari dorongan internal, seperti rasa tanggung jawab terhadap masa depan, keinginan berprestasi, dan kesadaran akan pentingnya memahami konsep matematika secara mendalam. Mahasiswa dengan motivasi tinggi cenderung mampu mengelola emosi dengan baik, lebih tekun, dan memiliki kemampuan analitis yang lebih kuat. Sebaliknya, mahasiswa dengan motivasi rendah lebih mudah kehilangan fokus dan semangat belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang saling mendukung antara motivasi diri dan kecerdasan logis-matematis. Keduanya berperan penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan ketangguhan emosional dalam proses belajar.