Kebiasaan Merokok Mahasiswa: Analisis Faktor Pendidikan dan Lingkungan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik
Keywords:
merokok, mahasiswa, kesehatan, perbandingan, kebiasaan merokokAbstract
Penelitian ini membahas kebiasaan merokok mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang dengan menyoroti faktor pendidikan dan lingkungan yang memengaruhi perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan latar belakang akademik dan lingkungan belajar dapat berpengaruh terhadap kesehatan serta pola kebiasaan merokok mahasiswa di kedua fakultas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang melibatkan 72 responden laki-laki, terdiri atas 36 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan 36 mahasiswa Fakultas Teknik. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis secara deskriptif serta komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik memiliki jumlah perokok aktif lebih tinggi (27,8%) dibandingkan mahasiswa Fakultas Kedokteran (16,7%). Faktor utama yang mendorong perilaku merokok adalah pengaruh teman sebaya, stres akademik, dan rasa penasaran. Meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai dampak negatif merokok terhadap kesehatan, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku. Selain itu, mahasiswa Fakultas Kedokteran menilai kampusnya lebih aktif dalam memberikan edukasi bahaya merokok dan menyediakan area bebas rokok. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak universitas dalam merancang kebijakan promosi kesehatan dan program kampus bebas rokok yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa di masing-masing fakultas.