https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/issue/feedJurnal Angka2026-03-01T17:19:55+00:00Open Journal Systems<p>Journal Angka merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Indonesia yang menerbitkan artikel di bidang Matematika, IPA, Teknik, termasuk bidang ilmu turunannya. Tujuan publikasi jurnal adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian. Setiap artikel harus mempunyai temuan dari penelitian yang dilaksanakan.</p> <p>Terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada Bulan Maret dan September. Pengiriman artikel melalui sistem online dengan terlebih dahulu mendaftar pada link ini. Artikel harus sesuai dengan pedoman penulisan artikel.</p> <p>Naskah yang diajukan ke jurnal akan diseleksi melalui proses penelaahan oleh Dewan Redaksi. Naskah akan dikirim ke Mitra Bestari / peer reviewer, kemudian akan melalui proses Double-Blind Peer Review.</p>https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1584Fenomena FOMO terhadap Perilaku Mahasiswa dalam Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Fakultas Kedokteran Prodi Kesehatan Masyarakat Angkatan 2025 UNNES2026-02-25T00:48:55+00:00Arlin Shafa Salsabila arlinshafa17@students.unnes.ac.idZuyyina Rahma Sriyantozuyyinarahmas@students.unnes.ac.idIndah Asyua Agzaniaindahasyua@students.unnes.ac.idMei Rita Ardiana Putrimeiritaaptr@students.unnes.ac.idCita Mulia Atma Pamungkascitamulia20@students.unnes.ac.idDilla Anfarodillanfr01@students.unnes.ac.idAmartya Andanawari Aamartyacimer_0307@students.unnes.ac.idRasya Putri Auliya Ramadanirasyap_76@students.unnes.ac.idNovita Wulan Safitrinovitawulan301@students.unnes.ac.id<p>Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kini menjadi faktor sosial yang berpengaruh kuat di kalangan mahasiswa, tidak hanya dalam aktivitas digital, tetapi juga dalam perilaku peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO terhadap perilaku mahasiswa dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di Fakultas Kedokteran Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode survei daring melalui Google Form yang diisi oleh 61 mahasiswa aktif. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk menemukan pola-pola utama terkait motivasi sosial, tekanan sosial, serta kesadaran lingkungan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa terdorong untuk mengurangi penggunaan plastik bukan hanya karena kesadaran lingkungan, tetapi juga karena pengaruh sosial dan dorongan untuk menyesuaikan diri dengan teman sebaya. FOMO menjadi faktor pendorong yang membuat mahasiswa merasa perlu ikut serta dalam kegiatan ramah lingkungan agar tidak tertinggal secara sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO dapat menjadi motivator sosial yang positif apabila diarahkan melalui edukasi dan kampanye lingkungan yang efektif. Temuan ini diharapkan dapat membantu institusi pendidikan dalam merancang strategi kampanye lingkungan berbasis perilaku sosial mahasiswa.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1585Peran Motivasi Diri sebagai aspek Kecerdasan Emosional terhadap Kecerdasan Logis Matematis Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Angkatan 2025 UNNES2026-02-25T01:06:10+00:00Faishal Kafifaishalkafi01@gmail.comGilba Setya Atirakyuriglb@students.unnes.ac.idAhmad Naufalahmadnaufal1206@students.unnes.ac.idBrian Setyo Nugrohobriansetyonugroho@students.unnes.ac.idImtiyaz Zaki Ramdhanizakizaki2709@gmail.comKartika Ratna Dewikr3185579@gmail.comMeyriana Widianingsihmeyrianaw@students.unnes.ac.idRahien Shafara Rahadatul’aisyrahiensha14@students.unnes.ac.idTenaya Farrel Opy Suwarnotenaya1142007@students.unnes.ac.idZaskia Zafirah Wahyuningrumzkia62858@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi diri sebagai bagian dari kecerdasan emosional berperan terhadap kecerdasan logis-matematis mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2025 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dalam pembelajaran matematika, motivasi diri menjadi faktor penting karena mendorong mahasiswa untuk tetap bersemangat, pantang menyerah, serta berusaha memahami materi yang sulit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket terbuka yang menggali pengalaman dan pandangan mahasiswa terhadap hubungan antara motivasi diri dan kemampuan berpikir logis-matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi diri mahasiswa lebih banyak bersumber dari dorongan internal, seperti rasa tanggung jawab terhadap masa depan, keinginan berprestasi, dan kesadaran akan pentingnya memahami konsep matematika secara mendalam. Mahasiswa dengan motivasi tinggi cenderung mampu mengelola emosi dengan baik, lebih tekun, dan memiliki kemampuan analitis yang lebih kuat. Sebaliknya, mahasiswa dengan motivasi rendah lebih mudah kehilangan fokus dan semangat belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang saling mendukung antara motivasi diri dan kecerdasan logis-matematis. Keduanya berperan penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan ketangguhan emosional dalam proses belajar.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1586Kebiasaan Merokok Mahasiswa: Analisis Faktor Pendidikan dan Lingkungan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik2026-02-25T01:15:59+00:00Kirana Putri Prastiwikiranaputriptw@studens.unnes.ac.idRaisa Tazkiyya Rahmaraisataz07@stusdents.unnes.ac.idCalista Ardine SalsabilaCalistataaaa@students.unnes.ac.idAnggita Ayu Maharanimaharanianggita874@students.unnes.ac.idSchatzi Azzah Nur Istiqomahschatziazzah0@students.unnes.ac.idFarrin Maisie Zhafiramaisiezhafira@students.unnes.ac.idNadhif Yusuf Hafidhudinnadhifyusuf30@students.unnes.ac.id<p>Penelitian ini membahas kebiasaan merokok mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang dengan menyoroti faktor pendidikan dan lingkungan yang memengaruhi perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan latar belakang akademik dan lingkungan belajar dapat berpengaruh terhadap kesehatan serta pola kebiasaan merokok mahasiswa di kedua fakultas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang melibatkan 72 responden laki-laki, terdiri atas 36 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan 36 mahasiswa Fakultas Teknik. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis secara deskriptif serta komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik memiliki jumlah perokok aktif lebih tinggi (27,8%) dibandingkan mahasiswa Fakultas Kedokteran (16,7%). Faktor utama yang mendorong perilaku merokok adalah pengaruh teman sebaya, stres akademik, dan rasa penasaran. Meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai dampak negatif merokok terhadap kesehatan, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku. Selain itu, mahasiswa Fakultas Kedokteran menilai kampusnya lebih aktif dalam memberikan edukasi bahaya merokok dan menyediakan area bebas rokok. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak universitas dalam merancang kebijakan promosi kesehatan dan program kampus bebas rokok yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa di masing-masing fakultas.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1587Peran Laboratorium Matematika UNNES dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Penelitian bagi Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Semarang2026-02-25T06:08:21+00:00Firza Maifayafirzamaifya@students.unnes.ac.idNajwa Faza Wafdaninajwafaza96@students.unnes.ac.idMeisha Anita Ardia Putrimeishaanita0@students.unnes.ac.idLusiyana Safiralussiyana03@students.unnes.ac.idAzizah Dwi Rakhma Wahyu Wardaniirauhmaadanii@students.unnes.ac.idIntan Najwa Apriliaintannajwaa@students.unnes.ac.idWinni Fahmidawinnifahmida15@students.unnes.ac.idAan Dwima Putriaandwima321@students.unnes.ac.idRyandika Firdaus Ramadhanryandikafirdaus@students.unnes.ac.idNofa May Nabilanofamayn_24@students.unnes.ac.id<p>Mahasiswa perlu memiliki kualitas pendidikan dan penelitian yang baik. Hal ini dikarenakan pendidik mempelajari ilmu bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun kelak akan disampaikan kepada anak didiknya. Ilmu dan kemampuannya akan selalu diuji ketika sudah menjadi seorang pendidik. Oleh karena itu, mahasiswa S1 Pendidikan Matematika perlu memiliki dasar yang kuat, baik secara kompetensi akademik maupun kemampuan meneliti di jenjang perkuliahan. Dalam hal ini, prasarana akademik di lingkungan perguruan tinggi perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mendukung perkembangan kemampuan mahasiswa. Penelitian ini memiliki manfaat untuk menganalisis peran laboratorium matematika UNNES dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini penting untuk diteliti karena Laboratorium Matematika UNNES berperan sebagai prasarana pendukung untuk proses pembelajaran mata kuliah yang memerlukan ruang khusus untuk melakukan berbagai observasi matematis yang bertujuan meningkatkan pendidikan dan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak dari adanya laboratorium matematika UNNES dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Semarang. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai laboratorium matematika UNNES dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Negeri Semarang. Metode pengumpulan data yang kami gunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian penelitian deskriptif yang diperoleh melalui kuesioner. Harapannya, artikel ini dapat bermanfaat untuk pembaca mengenai peran laboratorium matematika sebagai prasarana akademik di lingkungan Universitas Negeri Semarang.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1605Kolaborasi Studi Teknik dan Biologi dalam Pengembangan Biopestisida Ramah Lingkungan pada Industri Pertanian Nasional2026-03-01T05:52:04+00:00Fahri Nur Rosyidfaahrinr@students.unnes.ac.idPusaka Kalimasyadapusakakalimasyadha01@students.unnes.ac.idPrawira Surya Brawijayarprawirasuryabrawijaya16@students.unnes.ac.idRendi Ardanarendiardana@students.unnes.ac.idWahyu Hidayathidayat_wahyuu07@students.unnes.ac.idKirana Najwa Rashidanajwarashida6@students.unnes.ac.idDwi Hana Azizahhanaazizah034@students.unnes.ac.idSalwa Nuzulullia Ramadhanisalwaramadhani@students.unnes.ac.idSiti Rahaf Nabilah Nsitirahaf@students.unnes.ac.idKayla Laudi Altisakaylatisa1@students.unnes.ac.id<p>Biopestisida menjadi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida sintetis yang menyebabkan pencemaran lingkungan, resistensi hama, dan gangguan kesehatan. Namun, stabilitas produk, efektivitas lapangan, dan biaya produksi masih menjadi hambatan utama pengembangannya. Artikel ini bertujuan meminimalkan dampak negatif pestisida sintetis sekaligus menjaga profitabilitas melalui kolaborasi antara rekayasa bioprocessing, material, instrumentasi, serta disiplin biologis seperti mikrobiologi, patologi tanaman, dan ekologi serangga. Pendekatan yang diusulkan meliputi pemetaan hama utama dan pemilihan agen hayati lokal, optimalisasi produksi melalui fermentasi dan pemurnian, formulasi cerdas berbasis nanoteknologi untuk stabilitas dan efektivitas, integrasi sensor untuk kontrol kualitas, serta uji efektivitas di lapangan disertai analisis ekonomi dan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan biopestisida ramah lingkungan yang stabil, mendukung Pengendalian Hama Terpadu, dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya. Selain itu, artikel ini menawarkan model R&D–komersialisasi berbasis keanekaragaman hayati lokal dengan dukungan kemitraan antara industri, UKM, dan penyuluh pertanian, serta menyoroti pentingnya kebijakan dan standar kualitas untuk menjaga keselamatan dan konsistensi produk di pasar.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1607Dinamika Mahasiswa Baru Fakultas Teknik Unnes dalam Beradaptasi dengan Lingkungan Kampus dan Tugas Awal Perkuliahan2026-03-01T06:22:53+00:00Mohammad Zaki Zainul Muttaqinmohammadzay060@students.unnes.ac.idJonathan Prawira Hutabaratprawira21@students.unnes.ac.idHafidz Nur Ramadhaninihafidznur@students.unnes.ac.idHalilintar Szafya El Ghiffarihalilintarszafya28@students.unnes.ac.idZahrotun Nafisahnafisahzahrotun835@students.unnes.ac.idZefanya Priscila Marta Sanyapriscila812@students.unnes.ac.idAnnnisa Putri Tyanisaputri16@students.unnes.ac.idNanda Ardian Saputranandaardiansaputra@students.unnes.ac.idRijal Ahsan PratamaRijalahsanp123@Students.unnes.ac.idChamid Febri Fadilahchamidfebriklh@students.unnes.ac.id<p>Masa peralihan dari jenjang sekolah menengah menuju ke perguruan tinggi merupakan masa-masa yang krusial dan penuh tantangan bagi mahasiswa baru. Adanya penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dinamika mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam beradaptasi dengan lingkungan kampus dan tugas-tugas awal perkuliahan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap mahasiswa baru Angkatan 2025 dari berbagai program studi. Hasil riset mengindikasikan bahwa mahasiswa baru mengalami kendala dalam aspek akademik, seperti beban tugas kuliah yang berat, perbedaan system pembelajaran, serta hambatan dalam membangun relasi sosial. Namun, melalui strategi adaptasi seperti manajemen Waktu, kerja kelompok,serta evaluasi diri, mahasiswa mampu menyesuaikan diri secara bertahap terhadap lingkungan baru. Hal ini menjadi indikator penting dalam proses pembentukan karakter yang mandiri, menjadi motivasi belajar, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa selama masa awal perkuliahan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1608Konservasi Alam Universitas Negeri Semarang sebagai Investigasi untuk Kesejahteraan dan Kelestarian Generasi Mendatang2026-03-01T06:41:25+00:00Artasya Mauliasherrarizkia114@students.unnes.ac.idNahya Wirdhani Rohyantisherrarizkia114@students.unnes.ac.idNeli Sa'idatul Munawwarohsherrarizkia114@students.unnes.ac.idRevangelica Br Nainggolansherrarizkia114@students.unnes.ac.idSherra Rizki Amandasherrarizkia114@students.unnes.ac.idTieska Mirfatus Sholekahsherrarizkia114@students.unnes.ac.idYasintha Lutfa Nurchahyantisherrarizkia114@students.unnes.ac.id<p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkomitmen sebagai kampus berwawasan konservasi yang berupaya menyelaraskan pelestarian lingkungan dengan aktivitas akademik. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya dinamika lapangan antara identitas fisik kampus yang hijau dengan tantangan operasional pengelolaan lingkungan yang belum sepenuhnya terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa terhadap implementasi nilai-nilai konservasi di lingkungan kampus, khususnya terkait aspek vegetasi, kebersihan, dan kualitas udara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner terbuka kepada mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling serta observasi langsung terhadap kondisi fisik kampus. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, dominasi vegetasi sukses membangun identitas visual dan kenyamanan termal bagi mahasiswa; kedua, pengelolaan sampah daun kering belum optimal akibat mekanisme pengumpulan yang kurang terjadwal sehingga menimbulkan penumpukan; ketiga, terdapat paradoks kualitas udara akibat emisi transportasi publik (feeder) yang masuk ke area vital kampus, kontradiktif dengan penyediaan fasilitas shuttle listrik ramah lingkungan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan landasan evaluasi strategis bagi pihak universitas untuk menyempurnakan sistem manajemen limbah organik dan meninjau ulang regulasi zonasi transportasi, guna mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1609Analisis Dampak Kerusakan dan Hambatan Trotoar terhadap Keselamatan serta Kenyamanan Pejalan Kaki di Kota Semarang2026-03-01T06:52:54+00:00Nhasya Amy Ramadeina Irawannhasyairawan21@students.unnes.ac.idFatimah Adila Azzahranhasyairawan21@students.unnes.ac.idNaysilla Dian Puspitanhasyairawan21@students.unnes.ac.idNabiila Shabrinanhasyairawan21@students.unnes.ac.idNabila Najwa Asy Syifanhasyairawan21@students.unnes.ac.idMaulida Nur Aeninhasyairawan21@students.unnes.ac.id<p>Trotoar merupakan jalur para pejalan kaki yang dinilai aman dan nyaman untuk digunakan. Namun menjamurnya kasus kerusakan dan hambatan fisik yang ada pada trotoar, menjadikan trotoar jalur yang tidak nyaman dan aman untuk digunakan. Kerusakan dan hambatan fisik pada trotoar sangat mempengaruhi mobilitas dan keselamatan para pejalan kaki sehinggap perlunya pemeliharaan dan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sudut pandang pejalan kaki terhadap adanya kerusakan dan hambatan pada trotoar yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pejalan kaki, sehingga dapat tersusun strategi perbaikan dan pemeliharaan infrasturktur trotoar yang sesuai bagi pejalan kaki. Menggunakan metode pendekatan kualitatif berupa kuisioner dan mengumpulkan data berdasarkan persepsi para responden. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar trotoar di Kota Semarang ini mengalami kerusakan. Responden didominasi oleh wanita yang rentan terhadap risiki di ruang publik. Adapun faktor hambatan dan kerusakan pada trotoar adalah kondisi trotoar yang sempit dan rusak, sampah dan limbah, banyaknya pedagang kaki lima di trotoar, dan pengendara yang memarkirkan kendaraannya di trotoar sangat signifikan mengganggu kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Dampak yang terjadi dari adanya kerusakan trotoar adalah menganggu keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pengguna trotoar, oleh kerena itu perlunya pemeliharaan dan perbaikan yang dilakukan pada trotoar di Kota Semarang.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1610Studi Sederhana Rangkaian Paralel dan Seri Menggunakan Aplikasi Web TinkerCAD oleh Mahasiswa Teknik Elektro UNNES2026-03-01T07:03:04+00:00Syarif Muchammad Habibul Asyrofsyarifhabib899@students.unnes.ac.idReza Farrastyorezafarrastyo66@students.unnes.ac.idGregorius Ryan Bintang Augustiangregoriusryan23@students.unnes.ac.idAbid Abdirrahmaanabidabdirrahmaan71@students.unnes.ac.id<p>Penelitian ini didasari keinginan penulis untuk lebih tahu tentang bagaimana TinkerCAD dapat membantu pembelajaran rangkaian listrik dasar, terutaama seri dan pararel sebagai metode pembelajaran alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara sederhana konsep rangkaian seri dan paralel dengan menggunakan aplikasi TinkerCAD sebagai sarana pembelajarannya, serta mendeskripsikan, menganalisis, mengevaluasi lebih dalam mengenai TinkerCAD sebagai metode pembelajaran alternatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dimana pendekatan tersebut bertujuan untuk memahami suatu kegiatan dan bagaimana kegiatan itu mampu menjawab masalah yang dikaji. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa TinkerCAD sangatlah cocok untuk dijadikan sarana praktikum kelistrikan, sehingga penelitian ini bermanfaat untuk memberikan informasi tentang penggunaan TinkerCAD yang cocok bagi mereka yang ingin belajar tentang kelistrikan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1611Formulasi dan Karakterisasi Parfum Berbasis Ekstrak Buah Kelapa (Cocos Nucifera L.)2026-03-01T07:49:15+00:00Salma Hanisasalmahnns@students.unnes.ac.idShinta Putri Ihza Maharanishintaputriihza1706@students.unnes.ac.idShevilla Azzahrashevillaazzahra@students.unnes.ac.idA'is kumalaaiskumala8@students.unnes.ac.idDhea Nur Irawandheanurirawan2@students.unnes.ac.idJeny Fajriyah Ramadhanijenyfajriyah13@students.unnes.ac.idLaelatul Nandyanandialaelatu@students.unnes.ac.idSayla Hilya Nasihahsaylahilya@students.unnes.ac.idNabilah Ariij Puspitasarinabiilariij@students.unnes.ac.idMiftasya Zahwa Oktafitrianamiftasya29@students.unnes.ac.id<p>Kelapa adalah salah satu jenis tanaman yang dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Banyak petani yang mengolah buah kelapa menjadi produk utama seperti kopra dan kelapa parut. Minyak kelapa murni satu diantaranya memiliki aroma khas kelapa, warna bening dan bertekstur cair serta memiliki daya simpan lama. Parfum merupakan pengharum pakaian yang di ciptakan sebagai ciri khas seseorang dalam berpenampilan untuk menambah kepercaan diri seseorang saat berada di tempat umum maupun saat berjumpa dengan seseorang. Metode penelitian penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk membuat parfum yang mengarah pada pemanfaatan Buah Kelapa (Cocos Nucifera L.) sebagai bahan pembuatan parfum. Dengan penambahan kelapa yang bervariasi dan mengetahui formulasi parfum yang paling efektif. Adapun manfaat dari penelitian ini ialah mengurangi budget dalam membuat parfum, mencoba hal baru dalam aroma parfum, serta mempermudah dalam mencari bahan. Hasil dari penelitian ini kelapa tua memiliki aroma yang lebih unggul dibandingkan dengan kelapa muda, karena kelapa muda menghasilkan sedikit santan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1612Analisis Hasil Praktikum Morfologi Tumbuhan: Folium Simplex dan Folium Compositum2026-03-01T07:58:56+00:00Nihayatul Muyassarohnihayatul1107@students.unnes.ac.idMuhammad Farel Briliandimfarelbriliandi22@students.unnes.ac.idAfaf Neehal AlkarimaAfafneehalll25@students.unnes.ac.idAtika Nurul Qolbiatikaqlobi19@students.unnes.ac.idSiti Fika Tutma Rahayufikatutmarahayu27@students.unnes.ac.idImroah Assakti Arjani Az zahraassaktiazzahra@students.unnes.ac.idAstri Asyifaastrisyfa01@students.unnes.ac.idTriaMaritatriamarita603@student.unnes.ac.idResworo Purwaningtyas Ika Widyastutiresworowidyastuti@students.unnes.ac.id<p>Morfologi tumbuhan merupakan cabang biologi yang mempelajari struktur organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Morfologi daun secara khusus mengkaji bentuk, struktur, dan adaptasi daun sebagai organ utama dalam proses fotosintesis dan pertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik morfologi daun yang ditemukan di lingkungan Universitas Negeri Semarang, serta mendukung proses klasifikasi tumbuhan berdasarkan jenis, genus, dan famili. Metode yang digunakan adalah observasi langsung terhadap 10 preparat daun yang dikumpulkan di sekitar kampus. Karakteristik yang diamati meliputi ujung daun (apex folii), pangkal daun (basis folii), bentuk daun (circumscriptio), tepi daun (margo folii), bagian-bagian daun, dan jenis daun. Hasil pengamatan menunjukkan variasi bentuk ujung daun seperti acutus, obtusus, acuminatus, rotundus, dan integer; pangkal daun seperti rotundus, obtusus, dan acuminatus; serta bentuk daun seperti oblongus, ovatus, lanceolatus, ensiformis, triangularis, cordatus, deltoideus, ligulatus, dan ovalis. Tepi daun ditemukan dalam tipe partitus, integer, fissus, dan lobatus. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengenalan morfologi daun secara deskriptif sebagai dasar identifikasi tumbuhan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1614Pengamatan Hasil Praktikum Struktur Tubuh Hewan pada Gigi Kambing Sebagai Hewan Herbivora2026-03-01T09:24:24+00:00Milati Miftahus Sa'adahmilatimiftahus@students.unnes.ac.idAsya Insani Fatikhahasyainsanifatikhah07@students.unnes.ac.idDona Arnizadonaarnizaiza99@students.unnes.ac.idAzlina Fikroh Ulwiyahazlinafikroh@students.unnes.ac.idFatkhatul Muzaro'ahmuza030907@students.unnes.ac.idDella Putri Lestaridella001@students.unnes.ac.idMahening Ayu Asmorojatimaheningayu@students.unnes.ac.idMukhammad Ibnu Hasanhasanibnu821@students.unnes.ac.idKeisya Yuendifa Nugrohokeisyayuendifa@students.unnes.ac.idRafi Putra Valentinovalentinorafiputra@students.unnes.ac.id<p>Pengamatan ini bertujuan untuk menganalisis struktur tubuh hewan terkhusus pada gigi kambing sebagai hewan herbivora tentang bagaimana cara mereka memproses makanannya. Kemudian tujuan lain dari pengamatan ini yaitu untuk membuktikan bahwa gigi kambing sangat berpengaruh terhadap pola konsumsi pada kambing. Pengamatan ini menggunakan pendekatan teoritis dan metodologis. Penulis memperoleh data tersebut dari pengamatan langsung terhadap gigi kambing yang sudah diawetkan dan membaca referensi serta mencatat data yang telah disajikan. Data dalam pengamatan ini merupakan artikel terkait biologi yang telah kami kumpulkan. Penulis menganalisis data tersebut dengan mengidentifikasi bagian dari gigi kambing serta keterkaitan sebagai hewan herbivora, sehingga hal ini memengaruhi produktivitas kambing. Selain itu, struktur gigi kambing dapat dijadikan pedoman bahwa gigi hewan sangat berpengaruh terhadap jenis makanannya. Hal tersebut dikarenakan struktur gigi pada hewan membantu untuk menangkap dan mengunyah makanannya dengan baik.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1615Korelasi Pola Tidur Tidak Teratur dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang2026-03-01T09:36:35+00:00Clarimon Hutabaratclarimon270807@students.unnes.ac.idIvana Anindya Khoirunnisaivanaanindya31@students.unnes.ac.idSalsabila Arum Maharanisalsabilaarummaharani@students.unnes.ac.idNisriinaa Rizqi Aghniadtbaghnia@students.unnes.ac.idFilia Valerie Shanelifiliavaleries@students.unnes.ac.idFauzi Irfan Irsyadifauziirfanirsyadi@students.unnes.ac.id<p>Tidur merupakan kebutuhan mendasar manusia yang berfungsi menjaga keseimbangan fisiologis maupun psikologis. Tidur yang tidak berkualitas dapat memicu peningkatan kadar kortisol dan aktivitas sistem saraf simpatis, yang keduanya dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah. Berbagai penelitian lain menyatakan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan penyakit kronis, salah satunya adalah penyakit kardiovaskular. Pentingnya penelitian ini didasarkan pada meningkatnya prevalensi pola tidur tidak teratur pada mahasiswa serta bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kualitas dan durasi tidur memiliki hubungan erat dengan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang yang aktif mengikuti perkuliahan pada semester gasal tahun akademik 2025/2026, khususnya mahasiswa rombongan belajar B dan D. Jumlah mahasiswa yang memiliki pola tidur tidak teratur dan dijadikan subjek penelitian sebanyak 47 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pola tidur yang tidak teratur berkontribusi terhadap peningkatan risiko tekanan darah tinggi pada kelompok mahasiswa.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1616Frekuensi Keluhan Konstipasi dan Hubungannya dengan Konsumsi Sayur-Buah pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang2026-03-01T09:43:31+00:00Nabilah Nur Ramadhaninabilahnurramadhani29@students.unnes.ac.idAnnisa Callista Earlyantiannisacall30_@students.unnes.ac.idHafshah Raihanahhafshahraihanah@students.unnes.ac.idKhadija Aida Nur Fathiyakhadijaaidanf@students.unnes.ac.idNayla Arifina Nur Sabrinanaylaarifinanurshabrina@students.unnes.ac.idRegita Putri Cahya Ramadhaniregitaputriunnes@students.unnes.ac.id<p>Konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang umum terjadi dan sering dikaitkan dengan rendahnya asupan serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi buah dan sayur dengan kejadian konstipasi pada mahasiswa baru Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 74 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (40,5%) hanya mengonsumsi buah dan sayur dua hingga tiga kali per minggu, dan 82,4% diantaranya mengalami keluhan pencernaan akibat rendahnya asupan serat. Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara rendahnya konsumsi serat dengan kejadian konstipasi. Asupan serat yang cukup dapat meningkatkan volume feses, melunakkan teksturnya, serta memperlancar proses buang air besar sehingga dapat mencegah konstipasi. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk menerapkan pola makan seimbang dengan memperbanyak sumber serat alami. Pihak kampus juga diharapkan mendukung upaya peningkatan gizi melalui edukasi dan penyediaan makanan tinggi serat di lingkungan kampus.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1617Pemanfaatan Karakteristik Sifat Besi Dalam Bidang Industri Pembuatan Logam2026-03-01T09:50:26+00:00Nadya Bunga Kiraninadiakirani0025@students.unnes.ac.idMuhammad Dafa Dwiansyahdafadwiansyah@student.ac.idArdaniel Dwi Alfiandra Praditaardanielalfiandra@stundents.unnes.ac.idMuhammad Zidane Alif Rabanizidane_1512@students.unnes.ac.idRehan Rypai Silitongarehanrypaisilitonga@students.unnes.ac.idMuhammad Mauris Alfaruqimhmmdmaurice_@students.unnes.ac.idMoh Abil Maulaabil_18@students.unnes.ac.idReza Satria Dewa Bratarezasatria01@student.unnes.ac.idAli Yusuf Prabowoaliyusufprabowo@students.unnes.ac.id<p>Besi adalah salah satu logam yang memiliki sifat kemagnetan atau Freonagnetik. Dia akan kehilangan efek kemagnetan nya jika sampai mencapai suhu 770 ° C atau sudah mencapai titik curie ,dimana ia kehilangan kemagnetnya. Hal ini diakibatkan karena perubahan putaran atom yang tidak teratur. Berdasarkan hasil eksperimen ini dapat menjadi ide atau hal baru dalam penemuan teknologi apalagi di teknologi industri yang sekarang serba otomatis. Contoh pengaplikasiannya dapat digunakan dalam sistem pengendalian temperatur atau suhu sederhana tanpa membutuhkan elektronik yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perubahan sifat magnetik besi saat mendekati titik curie . Untuk kemudian menguji dan menerapkan aplikasinya sebagai elemen kontrol suhu otomatis Dalam industri pembuatan baja karbon. Teknik ini melibatkan spesimen pemanas atau tungku yang diberi sensor didalam permukaan benda kerja tersebut secara bertahan, dengan sensor yang diatur dan dibuat dengan titik curie sekitar 770°C - 800°C sesuai rentang transisi Ferit --> Austenit. Dengan sensor yang bertugas untuk pemantauan suhu kontinu besi sampai kehilangan magnetnya. Eksperimen menunjukkan kehilangan magnetik terjadi 760-780 ° C, mencocokkan teori titik curie besi. Saat magnet hilang, sakelar magnetik memutuskan dirinya sendiri, menunjukkan itu dapat digunakan sebagai sistem keamanan panas karena perubahan medan magnet inilah yang kemudian mengirim data kepada sensor yang kemudian datanya diolah oleh sistem yang menandakan bahwa bahan sudah mencapai suhu yang ditargetkan atau sudah sesuai target. Studi ini membantu membuat perangkat hemat energi seperti setrika otomatis, pemanas industri, dan sistem keselamatan berbasis material feromagnetik.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1618Analisis penerapan prinsip green building pada gazebo sipil di area gedung E3–E4 fakultas teknik UNNES2026-03-01T10:08:11+00:00Muhammad Rafid Syakibsyrafid574@students.unnes.ac.idDaffa Permanadaffapetmana0604@students.unnes.ac.idMuhammad Adika Ferdiansyahdikafrdy@students.unnes.ac.idFarel Ibnu Sanjayafarelibnusanjaya@students.unnes.ac.idDiyarbi Anthonyarbylin38@students.unnes.ac.idSeptian Dwi Ramadhaniseptiandwiramadhani@students.unnes.ac.id<p>Penelitian ini mengevaluasi penerapan prinsip green building pada gazebo sipil yang berlokasi di area gedung E3–E4 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat kesesuaian gazebo dengan konsep desain ramah lingkungan, khususnya pada aspek efisiensi energi, pemilihan material, kenyamanan termal, serta pengelolaan tapak. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis skala Likert 1–5 yang diisi oleh 20 pengguna aktif gazebo. Temuan menunjukkan bahwa tingkat penerapan prinsip green building berada pada kategori sedang, terutama terlihat dari pemanfaatan cahaya alami dan aliran udara yang cukup optimal. Meski demikian, beberapa komponen masih perlu ditingkatkan, seperti penerapan fitur hemat energi, penggunaan material berdampak rendah pada lingkungan, serta sistem pengelolaan sampah. Hasil penelitian ini memberikan gambaran mengenai potensi optimalisasi fasilitas skala kecil di lingkungan kampus untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1619Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran Mandiri: Analisis Dampak pada Kinerja Akademik Mahasiswa2026-03-01T16:29:09+00:00Ahmad Baihaqi Sunaryaahmadbaihaqi989@students.unnes.ac.idAurelia Sanggannaaureliasangganna@students.unnes.ac.idBagas Dwi Sulistyo Nugrohobagasdwistyn@students.unnes.ac.idDiandra Satriawansatriawandiandra@students.unnes.ac.idHaikal Raka Pratamakrimcoklat13@students.unnes.ac.idIzzuddien Al Qosamiyaqisamakaki@students.unnes.ac.idMarsanda Ayu Darmawanmarsanda02ayud@students.unnes.ac.idMohamad Nahdi Hidayatnahdihidayat@students.unnes.ac.idRadin Cakrawangi Joharmanik Tirtanegararadinnca000124@students.unnes.ac.idRizky Ghaly Saputrarizkyghaly@students.unnes.ac.id<p>Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan tinggi semakin mengubah cara mahasiswa mengakses informasi dan mengelola proses belajar, sehingga diperlukan analisis komprehensif mengenai dampaknya terhadap pembelajaran mandiri dan kinerja akademik. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana pemanfaatan AI menunjang kemandirian belajar serta peningkatan performa akademik mahasiswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei daring terhadap 50 mahasiswa aktif lintas jurusan, studi ini menemukan bahwa tingkat penggunaan AI tergolong sangat tinggi dan berdampak positif signifikan terhadap efisiensi waktu serta pemahaman konsep dasar. Meski demikian, penelitian ini juga mengungkap adanya kelemahan pada aspek metakognitif, khususnya kecenderungan mahasiswa untuk tidak melakukan verifikasi silang terhadap keluaran AI, yang berpotensi menurunkan kapasitas berpikir kritis. Temuan ini menegaskan bahwa AI efektif sebagai mitra belajar, tetapi tetap membutuhkan arahan akademik untuk mencegah ketergantungan dan memastikan proses belajar tetap berkembang secara reflektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan tinggi dalam merumuskan kebijakan penggunaan AI yang bertanggung jawab guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1620Pengetahuan Remaja tentang Dampak Sampah Plastik terhadap Lingkungan2026-03-01T16:38:17+00:00Shinta Nuriyah Attazkiyahshintaaa@student.unnes.ac.idClara Zafiraclarazafira12@students.unnes.ac.idNayla Zahraninayla_zahrani11@students.unnes.ac.idDestidestiii1312@students.unnes.ac.idNay Zhara Lativazharanayaa@students.unnes.ac.idFikri Yazid Ilmanyfikriyazidilmany06@students.unnes.ac.idMariam Ulfaulfamariam464@students.unnes.ac.idAlya Nurul Hafsahalyanurul04112007@students.unnes.ac.idNabila Azzahra Afrihaninabilaazzahara1401@students.unnes.ac.id<p>Plastik termasuk jenis sampah yang sulit terurai dan dapat menimbulkan permasalahan lingkungan yang berkepanjangan. Dampaknya meliputi pencemaran tanah, air, hingga mengancam keberlangsungan ekosistem. Remaja sebagai generasi muda memiliki peranan penting dalam menjaga lingkungan, sehingga pemahaman mereka tentang bahaya sampah plastik perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan remaja terkait dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Penelitian dijalankan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner pada responden remaja. Hasil menunjukkan mayoritas remaja mengetahui risiko sampah plastik, termasuk potensi kerusakan ekosistem perairan dan tanah. Namun, masih terlihat adanya kesenjangan antara pengetahuan yang dimiliki dan tindakan nyata dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan kampanye lingkungan yang lebih intensif agar pengetahuan remaja dapat diikuti dengan perubahan perilaku yang berkelanjutan.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1621Peran Green Chemistry Terhadap Limbah Hasil Praktikum Pada Mahasiswa Kimia Universitas Negeri Semarang2026-03-01T16:49:55+00:00Anak Agung Esa Wapsyathamaanakagungesa09@students.unnes.ac.idNovia Angelina Br Sebayangnoviasebayang46@students.unnes.ac.idJevina Risfianikajevinaunnes05@students.unnes.ac.idAulia Endah Rokhaeniauliaendah2@students.unnes.ac.idNur Halimah Dhana Mutiaranurhalimahdhanamutiara@students.unnes.ac.idAndi Nayla Arsihandinaylaarsih15@students.unnes.ac.idNurfadillah Ramadzaninurfadillahr@students.unnes.ac.idChika Ataliachikaataliaa@students.unnes.ac.id<p>Eksperimen di laboratorium dalam program studi kimia sarjana menghasilkan limbah berbahaya yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan, terutama di lingkungan pendidikan yang memiliki sumber daya terbatas seperti di negara berkembang. Penelitian ini mencoba menerapkan prinsip-prinsip kimia hijau untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dalam praktikum mahasiswa di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Indonesia. Mengacu pada kerangka pendidikan kimia hijau yang sudah mapan, seperti pencegahan limbah, penggunaan pelarut yang lebih aman, dan efisiensi atom, penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas eksperimen yang telah direvisi dalam mengurangi jumlah limbah, tingkat keberacunan, dan biaya pengelolaan limbah, sekaligus mempertahankan hasil pembelajaran yang baik. Tujuan utama penelitian adalah menilai bagaimana penerapan prinsip kimia hijau seperti teknik mikroskala, bahan kimia yang ramah lingkungan, dan evaluasi siklus hidup dapat mengubah praktikum kimia organik dan anorganik yang tradisional menjadi praktik yang lebih berkelanjutan sesuai dengan kurikulum kimia di UNNES. Tujuan kedua adalah mengukur tingkat kesadaran mahasiswa dan tingkat kepatuhan institusi terhadap aturan lingkungan yang berlaku. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa penerapan protokol kimia hijau bisa mengurangi limbah di laboratorium setidaknya sebesar 70% pada eksperimen yang ditujukan, seperti sintesis aspirin dan titrasi asam-basa, tanpa mengurangi tingkat efektivitas pembelajaran, yang dibuktikan melalui perbandingan data limbah dan kinerja mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi. Metode yang digunakan meliputi audit limbah secara kuantitatif dan survei secara kualitatif. Temuan awal menunjukkan penurunan limbah sebesar 65–80%, yang mendukung hipotesis dan menunjukkan potensi penerapan kimia hijau dalam skala yang lebih luas di pendidikan tinggi Indonesia. Hasil ini mendorong pembaruan kurikulum agar dapat menghasilkan kimiawan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus mendukung target keberlanjutan global dalam pendidikan kimia.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/angka/article/view/1622Pengaruh Massa Gula terhadap Pengawetan Mangifera indica berjenis Mahatir2026-03-01T16:59:10+00:00 Zulfan Haidar Ali Asharizulfanhaidar@students.unnes.ac.idDevi Shofia Az-Zahradevishofia02@students.unnes.ac.idAllyvia Agqni Maudi Artiningsihyatnomugi149@students.unnes.ac.idElroy Gavrila Purbaelroypurba09@students.unnes.ac.idMarita Mukti Puspaningrummaritamukti@students.unnes.ac.idClara Naisya Zahwa Islamiclaranaisya@students.unnes.ac.idAbi Ikhal Khafidabiikhal99@student.unnes.ac.idAmelia Nayla Avril Maulidiyahavrilella909@students.unnes.ac.idMagdalena Cahya Putri Sukirnomagdalenacps@students.unnes.ac.idFarhan Nabil Robbaninabilrobbani333@students.unnes.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi massa gula terhadap efektivitas pengawetan buah mangga (Mangifera indica) jenis Mahatir. Buah mangga memiliki kadar air yang tinggi sehingga mudah mengalami kerusakan dan diperlukan metode pengawetan sederhana seperti penggunaan gula yang mampu menurunkan aktivitas air dan menekan pertumbuhan mikroorganisme. Pada penelitian ini, potongan mangga direndam dalam tiga variasi larutan gula, yakni 100 g, 200 g, dan 300 g gula dalam 200 mL air, lalu diamati perubahan warna, aroma, dan teksturnya selama sepuluh hari. Hasil menunjukkan bahwa jumlah gula yang digunakan sangat memengaruhi ketahanan buah. Gula 100 g menyebabkan buah cepat lembek dan rusak, sedangkan pada perlakuan 300 g justru mempercepat kerusakan tekstur akibat tekanan osmotik berlebih yang menarik air keluar dari jaringan buah, sehingga buah menjadi terlalu lembek dan berjamur pada hari ke-7. Perlakuan 200 g menjadi yang paling optimal karena mampu mempertahankan warna, aroma, dan tekstur buah paling lama tanpa menyebabkan kerusakan pada buah yang terlalu cepat. Dengan demikian, massa gula sedang yakni 200 g terbukti paling efektif dalam pengawetan mangga Mahatir. Temuan ini menegaskan pentingnya penentuan konsentrasi gula yang optimal agar diperoleh kualitas pengawetan alami yang efisien dan aman.</p>2026-03-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026