Simbolisme Mitos dalam Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara: Kajian Strukturalisme Lévi-Strauss pada Legenda Danau Toba

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Dea Aprilia Setyowati
Noviecha Rista Amanda
Muhammad Fadhil Al Farizi
Farabila Syafa Naysa Putri Razaqi
Tsabit Riquelme
Sahl Nafidz

Abstract

Penulisan artikel ini mengkaji simbolisme mitos dalam kumpulan cerita rakyat Nusantara dengan memusatkan analisis pada Legenda Danau Toba menggunakan pendekatan strukturalisme Claude Lévi-Strauss. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur biner yang tersembunyi di balik narasi mitos. Metode yang digunakan adalah analisis mitem (mytheme), yaitu unit-unit naratif terkecil yang mengandung relasi bermakna. Kemudian diklasifikasikan ke dalam pasangan oposisi biner untuk menemukan logika tersembunyi yang menopang struktur cerita. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima mitem utama yang saling berkaitan dan membentuk pola sebab-akibat dalam cerita. Selain itu, ditemukan sejumlah oposisi biner, yaitu manusia dan makhluk gaib, janji dan pelanggaran, serta ketenangan dan bencana. Oposisi-oposisi tersebut mencerminkan cara masyarakat Batak Toba memahami hubungan antara manusia, alam, dan kekuatan transendental. Bencana banjir dalam legenda ini berfungsi sebagai simbol hukuman kosmis atas pelanggaran norma dan janji sakral. Penelitian ini berfungsi untuk memperkaya kajian sastra dan budaya Nusantara melalui pendekatan strukturalisme, sekaligus membuktikan bahwa teori Lévi-Strauss relevan untuk menganalisis cerita rakyat lokal Indonesia.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Dea Aprilia Setyowati, Noviecha Rista Amanda, Muhammad Fadhil Al Farizi, Farabila Syafa Naysa Putri Razaqi, Tsabit Riquelme, & Sahl Nafidz. (2026). Simbolisme Mitos dalam Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara: Kajian Strukturalisme Lévi-Strauss pada Legenda Danau Toba. Indonesian Journal of Social and Education, 4(1), 23-31. Retrieved from https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/ijse/article/view/1944