Pengaruh Live Streaming Shopping dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Impulsive Buying pada Mahasiswa Pengguna TikTok Shop
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh live streaming shopping dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku impulsive buying mahasiswa pengguna TikTok Shop di Indonesia. Transformasi social commerce melalui TikTok Shop telah mendorong perubahan aktivitas konsumsi digital, di mana aktivitas hiburan di media sosial sering kali berujung pada keputusan pembelian spontan. Fitur live streaming shopping menciptakan pengalaman interaktif yang memunculkan urgensi waktu dan dorongan sosial, sementara FOMO bekerja sebagai faktor psikologis yang mendorong individu bertindak cepat agar tidak tertinggal tren atau penawaran tertentu. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei untuk mengumpulkan informasi dari responden sesuai kebutuhan penelitian. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang pernah melakukan pembelian melalui fitur live streaming TikTok Shop minimal satu kali dalam tiga bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah tervalidasi dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa live streaming shopping dan FOMO secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi perilaku pembelian impulsif mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi stimulasi interaktif dalam live streaming dan tekanan psikologis FOMO dapat meningkatkan kecenderungan pembelian spontan pada konsumen muda di era social commerce.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.