Pemaknaan Media Sosial Terhadap Metode Belajar Mahasiswa Universitas Negeri Semarang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Naila Malichatul Maurida
Amanda Fuji Lestari
Nadhine Rahmadani
Nadia Rahman
Gita Ayu Cindy Kharisma
Aiko Neila Azzahra
Azlia Damastuti
Ifada Thrixsy Fidelia
Mohammad Resa Syaidan Farabi
Rasyaad Yusuf Arifin

Abstract

Pemaknaan media sosial bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat adalah cara mereka memahami dan memanfaatkan platform digital seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Telegram sebagai sarana belajar yang fleksibel dan interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara mahasiswa Kesehatan Masyarakat menggunakan media sosial dalam proses pendidikan mereka.  Media sosial seperti YouTube, WhatsApp, Instagram, dan TikTok telah berperan penting untuk kegiatan akademik dan interaksi sosial mahasiswa di era digital. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi tempat belajar yang mudah diakses, fleksibel, dan interaktif. Penelitian ini melibatkan 50  mahasiswa yang dipilih secara purposive berdasarkan tingkat aktivitas mereka dalam menggunakan media sosial untuk belajar. Data dikumpulkan melalui survei dan tanggapan terbuka yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama WhatsApp dan YouTube, adalah alat bantu belajar yang penting yang mendorong kolaborasi dan pemahaman mandiri.  Namun, masalah seperti gangguan digital, kevalidan tambahan data, dan ketidakmampuan untuk memilah data masih menjadi masalah.  Menurut penelitian ini, peningkatan literasi digital dan penerapan strategi pembelajaran berbasis media sosial sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##