Pengalaman Mahasiswa Bimbingan dan Konseling UNNES dalam Mengembangkan Pemikiran Kritis Melalui Penggunaan Kecerdasan Buatan: Sebuah Studi Fenomenologi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Faqih Al Basith
Mulan Ayu Rahardjo
Aura Julia Tantri
Pujna Raihan Firdaus
Hanori
Nyimas Arifah Muthmainnah
Naira Fitriana Atyakafi
Nasywa Wardatussalwa
Muhammad Prasetya Arya Pambudi
Nanda Mutiara Sani

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang dalam mengembangkan pemikiran kritis melalui penggunaan AI. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam interaksi mereka dengan teknologi AI sebagai fasilitator proses berpikir. Data diperoleh melalui wawancara daring menggunakan WhatsApp terhadap enam mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling UNNES. Analisis data dilakukan secara deskriptif, menghasilkan tema-tema yang menggambarkan pola pemanfaatan AI dalam aktivitas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berperan penting sebagai alat reflektif yang membantu mahasiswa mengevaluasi dan mengintegrasikan informasi secara kritis. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital, dukungan pembelajaran kolaboratif, dan bimbingan dosen. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang menyeimbangkan antara penggunaan teknologi dan penguatan berpikir analitis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan model pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21, khususnya bagi mahasiswa Bimbingan dan Konseling.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##