Persepsi Siswa terhadap Metode Pembelajaran Matematika Guru dan Pengaruhnya terhadap Minat Belajar Siswa di SMA
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Rendahnya minat dalam mempelajari matematika tetap menjadi tantangan besar yang berdampak pada keterlibatan siswa dan pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan siswa terhadap metode pembelajaran matematika yang digunakan oleh guru serta dampaknya terhadap minat belajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang dibagikan secara online melalui Google Form kepada 40 siswa sekolah menengah dari tiga sekolah: SMAN 2 Mranggen, SMAN 2 Cikarang Barat, dan MAN 1 Karanganyar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi merupakan pendekatan yang paling dominan (55%), diikuti oleh metode ceramah (25%). Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran masih belum optimal, dibuktikan dengan 58% siswa yang menilai guru jarang memanfaatkannya. Namun demikian, lebih dari 90% siswa menyatakan merasa lebih percaya diri ketika guru menyajikan contoh nyata dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran matematika yang variatif, interaktif, berbasis teknologi, dan kontekstual merupakan kunci dalam meningkatkan minat serta kualitas pembelajaran. Secara praktis, penelitian ini memberikan umpan balik berharga bagi guru, siswa, dan lembaga pendidikan untuk memperbaiki strategi pembelajaran sekaligus mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik.