Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Tumbuh Kembang Mahasiswa Baru di Fakultas Ilmu Pendidikan Psikologi Angkatan 2025 UNNES
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan tingkat penyesuaian diri dan kesejahteraan psikologis mahasiswa baru. Mahasiswa dengan skor KE yang lebih tinggi cenderung menunjukkan resiliensi yang lebih baik dalam menghadapi stres akademik, lebih efektif dalam membangun hubungan interpersonal, dan memiliki kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang memiliki skor KE rendah. pentingnya peran kecerdasan emosional sebagai prediktor kunci keberhasilan adaptasi dan tumbuh kembang mahasiswa agar seimbang dan tidak terjadi ketimpangan. Penelitian ini mengkaji hubungan kerjasama dengan tumbuh kembang mahasiswa baru di fakultas ilmu pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan kuesioner terhadap 51 mahasiswa di mana menunjukkan hasil bahwa tantangan awal perkuliahan mendorong penguatan kapasitas emosional yang dinyatakan oleh 40,9% responden bahwa mereka mampu mengelola emosi dan merasa lebih kuat secara mental. Dengan hasil ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berkontribusi terhadap adaptasi sosial, pemahaman diri, dan kemampuan mahasiswa terhadap problem solving. Dengan demikian, penguatan kecerdasan emosional perlu diintegrasikan secara menyeluruh dalam program pembinaan mahasiswa untuk kepentingan tumbuh kembang mereka secara holistik pada fase awal menjadi mahasiswa.