Fasilitas, Teknologi, dan Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Inklusif bagi Penyandang Tunanetra di Semarang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Amelia Puji Astuti
Katrin Particia Teluna
Dwi Ulva Agustina
Isma Aulia Rohmah
Mutia Azizah Adelia
Rizka Ramadhani
Nur Maulida Alfu Hikmah
Arih Hanan Karunia
Muhammad Fajrul Falah
Aurellya Rachma Putri

Abstract

Penyandang tunanetra adalah seseorang yang mengalami kondisi gangguan penglihatan, mulai dari kesulitan melihat dalam kondisi tertentu hingga kebutaan total. Para penyandang tunanetra membutuhkan fasilitas dan teknologi yang memadai untuk membantu kegiatan mereka sehari-hari. Namun, pada kenyataannya penyandang tunanetra masih banyak mengalami diskriminasi. Maka dari itu peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi fasililtas umum dan infrastruktur publik di Kota Semarang yang berkaitan dengan aksebilitas bagi penyandang tunanetra, baik dari segi ketersediaan, keterjangkauan, maupun kelayakan penggunaanya seperti termasuk jalur pemandu (guiding blocks), fasilitas transportasi, aplikasi navigasi berbasis suara dan layanan publik. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah komunitas penyandang tunanetra di Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah perwujudan lingkungan inklusif di Semarang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak. Meskipun sudah tersedia beberapa fasilitas bagi penyandang tunanetra, masih diperlukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Partisipasi aktif masyarakat, dukungan pemerintah, dan sektor swasta menjadi faktor kunci untuk menciptakan lingkungan yang setara, ramah, dan adil bagi semua. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat pentingnya menghargai serta mewujudkan lingkungan inklusif serta dapat menyadari dan memahami bahwa semua manusia setara, penelitian ini juga dapat membantu lembaga sosial untuk merancang fasilitas dan teknologi untuk penyandang tunanetra, penelitian ini juga menambah wawasan dan pengalaman penulis.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##