Analisis Perbedaan Tingkat Kepedulian terhadap Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa dari Berbagai Fakultas Universitas Negeri Semarang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kesehatan mental merupakan aspek penting yang berperan dalam menunjang kesejahteraan mahasiswa, terutama saat menghadapi tuntutan akademik, proses adaptasi lingkungan baru, serta dinamika sosial selama perkuliahan. Faktor seperti jarak dengan keluarga, tekanan pergaulan, dan perbedaan budaya belajar antar fakultas dapat mempengaruhi tingkat kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepedulian tersebut pada mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak 10–15 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria relevan, yaitu mahasiswa aktif dari fakultas berbeda dan memiliki pengalaman terkait kesehatan mental. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Google Formulir, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menelaah jawaban responden untuk mengidentifikasi pola pengetahuan, sikap, serta pengalaman mahasiswa terhadap kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kepedulian antar fakultas yang dipengaruhi oleh tingkat tekanan akademik, ketersediaan dukungan sosial, serta pemahaman mahasiswa mengenai isu kesehatan mental. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak universitas dalam merancang program promosi kesehatan mental yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kesadaran serta membangun lingkungan kampus yang mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa.