Evaluasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dalam Pembelajaran di KB-TK Tunas Cendekia
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kaitan antara aktivitas bercerita dan keterampilan bahasa anak pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Aktivitas bercerita adalah salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam merangsang perkembangan bahasa anak, mencakup kosakata, struktur kalimat, serta pemahaman makna cerita. Melalui aktivitas ini, anak mendapatkan pengalaman berbahasa yang menyenangkan, yang dapat memicu perkembangan reseptif (mendengarkan dan memahami) serta ekspresif (berbicara dan mengekspresikan ide). Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan teknik observasi dan penilaian kemampuan bahasa anak menggunakan lembar evaluasi yang dirancang berdasar indikator perkembangan bahasa sesuai Kurikulum Merdeka PAUD. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara frekuensi aktivitas bercerita dan peningkatan keterampilan bahasa anak. Anak-anak yang lebih sering terlibat dalam aktivitas bercerita menunjukkan kelancaran berbicara yang lebih baik, penggunaan kosakata yang lebih luas, serta pemahaman cerita yang lebih mendalam. Oleh karena itu, aktivitas bercerita dapat dijadikan salah satu strategi krusial dalam menilai dan mengembangkan kemampuan bahasa anak di PAUD.