Peran Orang Tua terhadap Pemenuhan Gizi Balita: Systematic Literature Review

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Adissya Maulidina Cahyani
Hanum Ariani
Khoirunisa Maulida Rahma
Muhammad Fadhil Rosyid
Nadine Devianti
Nesya Nur Mayanti
Sekar Ayu Larasati

Abstract

Masa balita merupakan periode penting dalam proses perkembangan fisik dan kognitif anak, yang sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi. Namun, masalah gizi buruk seperti stunting masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, yang berkaitan erat dengan peran orang tua dalam pemenuhan gizi dan pola asuh.Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal dan artikel terbaru berkaitan tentang peran orang tua dalam pemenuhan gizi balita. Fokus analisis meliputi pengetahuan, pola asuh, dan beberapa faktor pendukung yang berpengaruh terhadap status gizi anak.Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua sebagai edukator, organisator, dan fasilitator sangat menentukan status gizi balita. Pola asuh demokratis yang diterapkan orang tua berhubungan signifikan dengan status gizi yang normal dan perkembangan optimal anak. Pengetahuan gizi ibu yang rendah dan pola makan yang tidak tepat meningkatkan risiko stunting dan gizi kurang. Faktor sosial,ekonomi, pendidikan orang tua, perawatan selama proses kehamilan, serta sanitasi lingkungan juga berkontribusi pada pemenuhan gizi balita Penguatan peran orang tua melalui edukasi gizi, pola asuh yang baik, dan dukungan sosial ekonomi merupakan strategi penting untuk mencegah gizi buruk dan mendukung tumbuh kembang balita secara optimal. Intervensi komprehensif yang melibatkan pemerintah dan masyarakat tentu sangat diperlukan untuk meningkatkan status kualitas gizi anak usia dini.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##