Pengaruh Platform TikTok terhadap Minat Baca Remaja Usia 12-18 Tahun

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Muhammad Fazli Rasyid
Faiz Hafizhan
Wildan Ahmadinejad
Eva Uswatun Khasanah
Rio Fernanda Savika Putra
Pra Aditya Dewa Aji
Clean Adilla
Fellah Fatimah Putri Harlita
Thema Fadilah
Dinda Putri Fatmawati

Abstract

Beragam persoalan terkait penggunaan internet semakin meningkat seiring dengan kemudahan akses di era digital. Kemudahan ini memungkinkan remaja memperoleh informasi secara cepat, namun juga menimbulkan dampak negatif, khususnya dalam penggunaan media sosial seperti TikTok. Penggunaan TikTok yang tinggi pada remaja berpotensi mempengaruhi kebiasaan literasi mereka, di mana banyak remaja lebih memilih memperoleh informasi melalui TikTok dibandingkan membaca buku secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh platform TikTok terhadap minat baca remaja usia 12–18 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif, melalui penyebaran kuesioner kepada 26 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok tergolong tinggi dengan durasi 3–4 jam hingga 5–6 jam per hari, serta didominasi oleh konten hiburan. Meskipun sebagian remaja memiliki minat baca, minat tersebut masih rendah dan tidak konsisten karena membaca dianggap kurang menarik. Selain itu, kreator TikTok dapat mempengaruhi minat baca secara positif melalui konten edukasi, namun juga berdampak negatif karena remaja cenderung memilih ringkasan video daripada membaca secara mendalam. Penelitian ini bermanfaat sebagai dasar dalam merumuskan strategi pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan minat baca remaja di era digital.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##