Analisis Age Gap Pemeran Serial Drama ‘Pernikahan Dini Gen Z’ dan Kaitannya Terhadap Isu Child Grooming
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Fenomena hubungan jarak usia jauh, terutama yang terlihat dalam serial “Pernikahan Dini Gen Z” yang dibintangi Aliando dan Richelle, menyoroti tantangan etika dan sosial dari hubungan antara orang dewasa dan remaja. Dr. Chris Mosunic mengemukakan bahwa perbedaan usia yang signifikan dapat menyebabkan ketidakcocokan dalam pengalaman hidup, harapan, dan kebutuhan emosional. Serial ini, meskipun terlibat dalam kontroversi terkait adegan dewasa yang melibatkan Richelle yang berusia 16 tahun dan Aliando yang berusia 29 tahun, menarik perhatian masyarakat dengan penggambaran romantis hubungan mereka. Masyarakat terpecah menjadi dua kubu; satu mendukung dan satu lagi menyerukan budaya "cancel" karena dianggapnya menormalisasi hubungan tidak seimbang, berpotensi mengarah pada praktik child grooming. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis ketidakseimbangan kekuasaan dalam narasi romantis, meyakini bahwa penggambaran hubungan ini dapat menurunkan resistensi terhadap permasalahan child grooming di antara remaja. Data menunjukkan Indonesia mengalami peningkatan kasus pelanggaran hak anak, mendorong perlunya regulasi yang lebih ketat dalam industri hiburan untuk melindungi anak-anak dari eksploitasi. Melalui analisis ini, disarankan agar produksi film mengutamakan prinsip tanggung jawab sosial dalam pemilihan pemain, serta penguatan regulasi yang mengatur keterlibatan anak di bawah umur dalam konten yang lebih dewasa. Peningkatan literasi media bagi masyarakat dan pendidikan karakter di lingkungan keluarga juga dianggap penting untuk membantu remaja mengenali dan menghindari pola grooming yang dibungkus dalam narasi romansa.