Penerapan Teknik Konseling untuk Mengurangi Rasa Cemas saat Presentasi pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pada masa-masa awal perkuliahan, mahasiswa baru sering mengalami kecemasan saat presentasi ketika mereka diminta untuk menyampaikan ide mereka secara terbuka di depan kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kecemasan yang dialami mahasiswa, menemukan teknik konseling yang tepat untuk menguranginya, dan menganalisis seberapa efektif penggunaan strategi konseling untuk mengurangi tngkat kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data dari 40 mahasiswa semester awal Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang pada tahun akademik 2025/2026 melalui kuesioner dan observasi. Proses reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (60%) berada dalam kategori kecemasan sedang, 20% mahasiswa berada dalam kategori tinggi, dan 20% lainnya berada dalam kategori rendah. Kurangnya persiapan (43,9%), kurangnya pengalaman berbicara (17,1%), dan kepribadian yang introvert (17,1%) adalah penyebab utama kecemasan. Mahasiswa telah memahami bahwa teknik konseling seperti restrukturisasi kognitif, relaksasi, dan latihan untuk berbicara di depan umum dapat membantu mereka menangani pikiran negatif, mengurangi ketegangan, dan menjadi lebih percaya diri.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.