Sustainability Tourism Project: Art Therapy sebagai Upaya Optimalisasi Paket Desa Wisata Kandri

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Taj Naji
Ahmad Kadafi Aziz
Raysya Azzahwa
Akhmad Zein Tiga Mustofa
Laksma Bamu'Alim Al Ghifary
Stev Jose Immanuel
Andreas Rafael Sianipar
M. Zhafran Muyassar

Abstrak

Sektor pariwisata pascapandemi menuntut pergeseran strategis menuju model pariwisata berkelanjutan yang memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial-budaya, salah satunya melalui pengembangan wisata edukasi. Desa Wisata Kandri, sebagai destinasi unggulan berbasis edukasi di Kota Semarang memiliki potensi modal sosial yang tinggi. Namun, destinasi ini memerlukan inovasi terukur guna meningkatkan daya tarik dan angka kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi program wisata edukasi melalui diversifikasi pada paket tematik yang sudah ada dengan mengintegrasikan pendekatan Art Therapy pada kegiatan melukis caping. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan instrumen Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan utama, yakni perancangan, implementasi, dan evaluasi. Implementasi program dilakukan secara partisipatoris dan kolaboratif bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang diujicobakan langsung kepada 69 siswa dari SD Supriyadi 02 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi terapi seni kontemporer ini efektif dalam memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif, reflektif, dan bernilai psikologis bagi peserta. Hasil pengamatan karakter peserta melalui media lukisan tersebut juga tervalidasi selaras dengan evaluasi guru pendamping di sekolah. Dari segi kesiapan masyarakat, Desa Wisata Kandri sangat didukung oleh ketersediaan fasilitas agraris dan lingkungan alam yang memadai. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan krusial pada aspek sumber daya manusia dalam penerapan Art Therapy sehingga anggota Pokdarwis memerlukan pendampingan lanjutan serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada fase tindak lanjut (after activity) agar dapat mendistribusikan umpan balik psikologis secara etis, aman, dan menghormati batasan privasi wisatawan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Taj Naji, Ahmad Kadafi Aziz, Raysya Azzahwa, Akhmad Zein Tiga Mustofa, Laksma Bamu’Alim Al Ghifary, Stev Jose Immanuel, Andreas Rafael Sianipar, & M. Zhafran Muyassar. (2026). Sustainability Tourism Project: Art Therapy sebagai Upaya Optimalisasi Paket Desa Wisata Kandri. Jurnal Implementasi, 6(2), 64-73. Diambil dari https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/ji/article/view/1871