Persepsi Mahasiswa di Wilayah Gunungpati Terhadap Literasi Investasi dan Minat Berinvestasi
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa di wilayah Gunungpati, Semarang, terhadap literasi investasi serta kaitannya dengan minat mereka untuk berinvestasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, wawancara mendalam dilakukan terhadap delapan informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas empat mahasiswa dari program studi rumpun ekonomi (Manajemen dan Akuntansi) dan empat mahasiswa non-ekonomi (Teknik, Bahasa, dan Ilmu Sosial). Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap literasi investasi bervariasi secara signifikan berdasarkan latar belakang pendidikan, lingkungan sosial, dan paparan terhadap platform investasi digital. Mahasiswa rumpun ekonomi memperlihatkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap instrumen investasi, manajemen risiko, dan proyeksi keuntungan, sementara mahasiswa non-ekonomi cenderung bersikap lebih hati-hati akibat keterbatasan pengetahuan dan kekhawatiran terhadap kerugian finansial. Faktor-faktor dominan yang memengaruhi minat investasi meliputi pengaruh teman sebaya, paparan media sosial, keterbatasan modal awal, serta ketidakpercayaan yang timbul akibat maraknya kasus investasi bodong. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada kajian literasi keuangan mahasiswa Indonesia dan merekomendasikan program edukasi investasi yang lebih terarah bagi lembaga pendidikan dan penyedia jasa keuangan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.