Peran Kepemimpinan Santri Senior dalam Meningkatkan Kontribusi terhadap Pengelolaan Pondok Pesantren
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pengabdian ini bertujuan menganalisis bagaimana kepemimpinan santri senior memainkan peran penting dalam mengelola pondok pesantren, terutama dalam hal pengajian, pelatihan keterampilan, dan penyelesaian konflik. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam Banyuwangi, yang memiliki struktur organisasi yang kuat. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan penelitian. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan santri senior, terutama ketua kamar, mendorong partisipasi aktif dan menjadi motivator. Santri merasa lebih bertanggung jawab terhadap program pesantren. Pendekatan clien-centered dari Carl Rogers, yang menekankan penghargaan positif dan pemahaman empatik, membantu ketua kamar berkomunikasi dan menangani konflik dengan baik. Metode ini memungkinkan santri untuk lebih terlibat dalam pengelolaan pondok dan menciptakan lingkungan yang inklusif. Diharapkan bahwa pengabdian ini akan memberikan perspektif baru tentang kepemimpinan inspiratif di dalam pondok pesantren.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.