Dampak Psikologis Menonton Film Horor ‘The Conjuring 1’ terhadap Kecemasan dan Ketakutan
Keywords:
Film horor, Kecemasan, Ketakutan, The Conjuring 1, Psikologis,EmosiAbstract
Film horor merupakan genre yang dirancang untuk membangkitkan emosi kuat, terutama rasa takut dan kecemasan, melalui penggunaan gambar, suara, dan alur cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh menonton film 'The Conjuring 1' 2013 terhadap tingkat kecemasan dan ketakutan pada penonton dewasa muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran dengan menggabungkan kajian pustaka, analisis isi film, serta pengumpulan data melalui kuesioner dan pengamatan respons fisik penonton. Penelitian melibatkan responden berusia 18–25 tahun yang diminta menonton film tersebut dan kemudian dievaluasi reaksi emosional serta fisiologisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penonton mengalami peningkatan rasa cemas, takut, dan reaksi tubuh seperti detak jantung yang meningkat, keringat dingin, serta ketidaknyamanan berada di tempat gelap setelah menonton. Adegan supranatural yang dikaitkan dengan kisah nyata terbukti menimbulkan ketakutan lebih kuat dibandingkan adegan kejut biasa. Selain itu, perbedaan respons dipengaruhi oleh faktor pribadi seperti kebiasaan menonton film horor, tingkat kepekaan emosi, dan jenis kelamin. Meskipun menimbulkan kecemasan, sebagian penonton juga merasakan efek positif berupa pelepasan emosi atau rasa lega setelah film berakhir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 'The Conjuring 1' memiliki dampak psikologis jangka pendek yang cukup signifikan terhadap penonton, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memahami pengaruh film horor terhadap kondisi emosional individu.