Representasi Peran Ibu dan Nilai Pengorbanan pada Tokoh Rahmi dalam Film "Bila Esok Ibu Tiada" (Studi Analisis Semiotika Roland Barthes)

Authors

  • Intan Nur Anggreni Universitas Negeri Semarang
  • Jenni Kristina Suminarti Siregar Universitas Negeri Semarang
  • Naditha Meilani Utami Universitas Negeri Semarang
  • Wahita Nugrah Wangi Universitas Negeri Semarang
  • Widya Anabel Sirait Universitas Negeri Semarang
  • Zainfiqri Alkhowaritsma Hanandita Universitas Negeri Semarang
  • Zhalfa Nur Aqillah Universitas Negeri Semarang

Keywords:

representasi ibu, nilai pengorbanan, semiotika Barthes, film Indonesia, analisis mitos.

Abstract

 

Film merupakan medium yang ampuh dalam merepresentasikan nilai-nilai sosial, termasuk konstruksi peran ibu dalam keluarga. Film Bila Esok Ibu Tiada menghadirkan potret dramatis pengorbanan seorang ibu, sehingga perlu dikaji bagaimana ideologi peran ibu direpresentasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi peran ibu dan nilai pengorbanan pada tokoh Rahmi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang menganalisis tanda pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahmi direpresentasikan melalui lima peran kunci: (1) ibu sebagai madrasah pertama (guru spiritual dan moral); (2) pahlawan tanpa tanda jasa yang mengutamakan pengorbanan diri; (3) pusat emosional dan pelindung keluarga; (4) penjaga harmoni yang melampaui kematian; serta (5) teladan ketegaran dan daya juang. Konstruksi ini memperkuat mitos kultural tentang keibuan ideal dalam masyarakat Indonesia. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada kajian media dan cultural studies, khususnya analisis representasi gender. Secara praktis, penelitian ini memberikan pemahaman kritis bagi masyarakat tentang bagaimana media membentuk persepsi terhadap peran ibu.

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles