Hubungan Keterbukaan Diri dalam Bermedia Sosial terhadap Fenomena Fear of Missing Out dalam Diri Mahasiswa Baru Psikologi Universitas Negeri Semarang

Authors

  • Muhammad Arindo Martin Universitas Negeri Semarang
  • Rafif Irwansyah Universitas Negeri Semarang
  • Shazia Siddiqqa Universitas Negeri Semarang
  • Kitaro Keniochi Universitas Negeri Semarang
  • Nayla Shafavirly Universitas Negeri Semarang
  • Tharisa Cempaka Universitas Negeri Semarang
  • Zahra Arrantisi Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Media sosial, Keterbukaan diri, Fear of Missing Out (FOMO), Kecemasan, Perkembangan Teknologi

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan mahasiswa Psikologi di Universitas Negeri Semarang. Fenomena "Fear of Missing Out" (FOMO) muncul sebagai dampak dari banyaknya informasi yang tersebar di media sosial, menyebabkan kecemasan yang berlebihan. FOMO adalah perasaan takut atau cemas ketika seseorang merasa mereka melewatkan momen penting atau menarik yang terjadi di media sosial atau dalam kehidupan orang lain. Penelitian ini menggali hubungan antara keterbukaan diri dalam bermedia sosial dan fenomena FOMO pada Mahasiswa Baru Psikologi Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami peran keterbukaan diri dalam bermedia sosial dalam mencegah timbulnya FOMO. Manfaat penelitian ini terbagi menjadi dua aspek. Bagi penulis, penelitian ini akan berkontribusi pada literatur ilmiah dalam bidang psikologi, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial dan kesejahteraan psikologis mahasiswa baru Psikologi. Sementara itu, bagi pembaca, penelitian ini dapat memberikan panduan tentang pengelolaan keterbukaan diri dalam bermedia sosial dengan bijak untuk menghindari FOMO. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan cara kuisioner tertutup menggunakan 53 sampel responden mahasiswa baru Psikologi UNNES, sedangkan pengolahan datanya menggunakan hasil analisis hasil yang didapatkan. Hasilnya yaitu responden cenderung memilih untuk menjaga privasi mereka dan tidak merasa  terbebani oleh tekanan untuk membagikan momen-momen penting di media social.

Downloads

Published

2024-03-04

Issue

Section

Articles