Eksplorasi Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran UNNES di Lingkungan Kampus: Gaya Hidup, Culture Shock, dan Peran Sosial terhadap Kesehatan
Keywords:
penyesuaian diri, mahasiswa baru, gaya hidup, culture shock, peran sosial, kesehatanAbstract
Masa awal kuliah adalah masa adaptasi yang penting bagi mahasiswa baru, terutama di Fakultas Kedokteran yang memiliki tekanan belajar yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) beradaptasi dengan lingkungan kampus, melalui tiga aspek utama yaitu gaya hidup, culture shock, dan peran sosial terhadap kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif naratif, dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner daring dan wawancara terhadap mahasiswa angkatan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian diri mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) tingkat adaptasi yang cukup baik, yang ditunjukkan melalui berbagai bentuk dukungan sosial dan upaya pribadi dalam menjaga keseimbangan hidup. Teman, orang tua, dan dosen berperan penting dalam membantu mahasiswa baru beradaptasi di lingkungan kampus. Dukungan mereka meningkatkan motivasi, kenyamanan belajar, dan keseimbangan antara akademik serta kehidupan pribadi. Tantangan utama mahasiswa adalah manajemen waktu, pola makan, dan tidur yang sering terganggu karena padatnya aktivitas. Meski begitu, mereka berusaha menjaga kesehatan, mengelola stres dengan self-reward seperti bersantai atau berkumpul dengan teman, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan baru agar tetap seimbang dan produktif. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang dengan akademik mahasiswa baru. Mahasiswa baru yang dapat menyesuaikan diri mampu menghadapi situasi-situasi baru dalam lingkungannya agar mencapai akademik belajar yang lebih baik.