Dinamika Self-Diagnose di Kalangan Pengguna Media Sosial: Studi Fenomenologis
Keywords:
media sosial; self-diagnose; Gen z; Kesehatan mentalAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh sosial terhadap self-diagnose pada generasi z. Menggunakan metode kuantitatif dengan 95 responden, data menunjukan bahwa tingginya intensitas penggunaan platform seperti Tiktok dan Instagram membuat remaja lebih sering terpapar oleh konten Kesehatan mental. Paparan tersebut memicu kecenderungan self-diagnose, terutama karena konten yang mudah dipahami, raelistis dengan kehidupan sekarang, dan banyak disebarkan oleh influencer non-profesional. Faktor lain seperti, keterbatasan akses layanan psikolog, dan stigma sosial turut memperkuat perilaku ini. Meskipun berpotensi menimbulkan misinformasi, media sosial tetap dapat menjadi sarana edukatif apabila didukung literasi digital dan psikologis yang memadai.