Pengaruh KDRT terhadap Motivasi dan Harapan Masa Depan Anak: Systematic Literatur Review

Authors

  • Aida Salwa Evelyna Universitas Negeri Semarang
  • Arvy Rizqia Ardana Universitas Negeri Semarang
  • Melinda Lailatus Zahroh Universitas Negeri Semarang
  • Tsania Azizah Zadal Faroh Universitas Negeri Semarang
  • Berliana Purwanto Shakhib Universitas Negeri Semarang
  • Ratna Ningtyas Nugroho Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Nasrul Habibie Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Perkembangan psikologis anak, Motivasi dan orientasi masa depan, Trauma masa kanak-kanak, Dukungan sosial keluarga, Perlindungan anak

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang mengakibatkan kerusakan serius pada perkembangan psikologis, emosional, dan motivasi anak. Dalam SLR Penelitian Literatur Sistematis, berdasarkan PRISMA, semua laporan menunjukkan ancaman KDRT terhadap motivasi dan harapan masa depan target. Analisis telaah menunjukkan bahwa KDRT dalam bentuk apapun saling baung fisik dan verbal dan ditinggal secara emosional memicu ketidaksuburan, ancaman, kecemasan, depresi, trauma yang mempengaruhi hubungan, dan gangguan stres pasca-trauma . Kondisi ini berpotensi merusak perkembangan kognitif dan prestasi akademik anak-anak, serta melemahkan motivasi intrinsik dan orientasi masa depan. Exposur terhadap pengalaman masa kecil traumatik juga mempengaruhi pembentukan skema kognitif maladaptif dan resiko kekerasan antargenerasi. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas relasi orang tua dan anak, dukungan sosial, lingkungan pertemanan sehat, dan komunikasi keluarga yang positif dapat meningkatkan indikator resiliensi anak dan mencegah pengulangan pola kekerasan.Melalui intervensi profesional, edukasi pengasuhan positif, dan penguatan nilai-nilai sosial dapat memberikan strategi yang diuraikan di atas untuk mencegah dampak jangka panjang KDRT tersebut. Kajian ini menandakan bahwa pendekatan tersebut perlu diterapkan di setiap tingkat, dari individu hingga keluarga dan ke komunitas, untuk memitigasi kerentanan yang dihadapi anak dan memberikan motivasi atau harapan akan masa depan. Temuan ini dapat menambah literatur psikologi perkembangan dan mendukung formulasi kebijakan perlindungan anak yang lebih tepat.

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles