Analisis Literasi Keuangan dan Perilaku Konsumtif: Studi Kasus Penggunaan Fitur Pay later pada Mahasiswa Manajemen Universitas Negeri Semarang
Keywords:
Literasi Keuangan, Perilaku Konsumtif, Paylater, Mahasiswa, Manajemen, Manajemen KeuanganAbstract
Maraknya tren fintech melalui fitur pay later telah mengubah pola konsumsi di lingkungan kampus secara signifikan. Penelitian ini dimulai dari fenomena yang terjadi di area kampus dengan jumlah cukup besar. Penelitian ini berangkat dari fenomena mahasiswa Manajemen Universitas Negeri Semarang yang terjebak dalam gaya hidup implusif akibat kemudahan akses kredit instan, meskipun idealnya mereka memiliki pemahaman ekonomi yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana literasi keuangan dapat mempengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa ketika memanfaatkan layanan bayar nanti.. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada mahasiswa Manajamen UNNES sebagai responden. Hail penelitian mengungkapkan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori di kelas, melainkan instrumen krusial dalam menekan angka pembelian non-primer melalui paylater. Mahasiswa yang memiliki kemampuan literasi yang baik cenderung lebih skeptis terhadap promo instan dan lebih mementingkan skala proritas. Manfaat studi ini menyumbangkan pengembangan literasi keuangan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi dan berfungsi sebagai pengingat mahasiswa agar lebih rasional dalam mengambil keputusan finansial di tengah gempuran tren digital.