Pengaruh Digital Payment Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa: Semantic Literature Review (SLR)
Keywords:
Digital Payment, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, Pembayaran non-tunai, Literasi Keuangan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan pembayaran digital atau digital payment terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Pertumbuhan teknologi digital, terutama pada sistem pembayaran non-tunai, telah memberikan kecepatan, kemudahan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi mendorong perubahan pola konsumsi menjadi lebih konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden menggunakan digital payment dan mayoritas menganggapnya sebagai kebutuhan penting di era modern. Sebanyak 63,6% responden menyatakan bahwa penggunaan digital payment meningkatkan perilaku konsumtif, didorong oleh faktor kemudahan transaksi, promo, cashback, serta kenyamanan penggunaan. Selain itu, perilaku konsumtif juga dipengaruhi oleh aspek psikologis seperti impulsive buying, keinginan untuk mengikuti tren, dan peningkatan kepercayaan diri melalui konsumsi barang. Di sisi lain, digital payment juga memberikan dampak positif seperti efisiensi transaksi dan mendukung perkembangan ekonomi digital, termasuk UMKM. Namun, jika tidak digunakan secara bijak, penggunaan digital payment dapat mendorong pengeluaran berlebihan dan menurunkan kontrol keuangan individu. Oleh sebab itu, dibutuhkan peningkatan literasi keuangan dan pemahaman dalam membedakan antara kebutuhan serta keinginan. Kesimpulannya, penggunaan digital payment memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap konsumtif mahasiswa, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Pengendalian diri, edukasi finansial, dan kebiasaan menabung menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak negatif dari penggunaan teknologi pembayaran digital tersebut.