https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/issue/feedJurnal Potensial2026-03-19T08:22:36+00:00Open Journal Systems<p>Journal Potensial merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Indonesia yang menerbitkan artikel di bidang Ekonomi dan Bisnis, termasuk bidang ilmu turunannya. Tujuan publikasi jurnal adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian. Setiap artikel harus mempunyai temuan dari penelitian yang dilaksanakan.</p> <p>Terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada Bulan Mei dan November. Pengiriman artikel melalui sistem online dengan terlebih dahulu mendaftar pada link ini. Artikel harus sesuai dengan pedoman penulisan artikel.</p> <p>Naskah yang diajukan ke jurnal akan diseleksi melalui proses penelaahan oleh Dewan Redaksi. Naskah akan dikirim ke Mitra Bestari / peer reviewer, kemudian akan melalui proses Double-Blind Peer Review.</p>https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1555Analisis Dampak dan Faktor Penyebab Gaya Hidup Konsumtif pada Gen Z2026-02-20T03:37:23+00:00Afifa Destalyaafifadestalyaa@gmail.comAlif Fauzan Naufalafifadestalyaa@gmail.comFanabillah Maisya Dzikrillahafifadestalyaa@gmail.comLuthfiana Khoirunnisa Santosoafifadestalyaa@gmail.comPinkan Lusiana Rinjaniafifadestalyaa@gmail.comSalsabila Aika Puteriafifadestalyaa@gmail.comYekti Safitriafifadestalyaa@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara hidup masyarakat, terutama Generasi Z yang sangat akrab dengan media sosial dan platform belanja daring. Kepraktisan akses informasi dan layanan digital mengarah pada pola konsumsi yang berlebihan, yang berpotensi merugikan aspek ekonomi dan kejiwaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek serta penyebab dari gaya hidup konsumtif pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan skala Likert dan mengumpulkan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung mudah terpengaruh oleh iklan, diskon, pengaruh influencer, serta kebiasaan belanja sebagai sarana mengurangi emosi negatif. Dampak dari gaya hidup konsumtif ini terlihat melalui kesulitan dalam mengelola uang pribadi, seperti kehabisan dana sebelum akhir bulan serta rasa stres akibat tekanan dari lingkungan sosial. Penelitian ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya gaya hidup konsumtif serta pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak di kalangan Generasi Z, serta membuka peluang untuk pembelajaran keuangan dan pengendalian diri agar dapat mengurangi kebiasaan konsumtif.</p>2026-03-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1556Persepsi Generasi Z terhadap Pengalaman Belanja Online melalui Shopee2026-02-20T03:49:36+00:00Mujahid Nabil ‘Aisy Al Bari’launatyasfebriana@students.unnes.ac.idMuhammad Khisqia Afrianlaunatyasfebriana@students.unnes.ac.idKeryn Wulandari Harionolaunatyasfebriana@students.unnes.ac.idKezia Enola Yuleditalaunatyasfebriana@students.unnes.ac.idRayna Kartikasari Wahyudinlaunatyasfebriana@students.unnes.ac.idLauna Tyas Febrianalaunatyasfebriana@students.unnes.ac.idAlya Salsabil Isalaunatyasfebriana@students.unnes.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi Generasi Z terhadap pengalaman belanja online melalui Shopee sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Transformasi digital telah mengubah perilaku konsumen dari cara konvensional menjadi berbasis daring, di mana aktivitas belanja kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan praktis tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup modern. Generasi Z sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di era digital memiliki kecenderungan untuk mengutamakan efisiensi, kemudahan, serta kecepatan dalam melakukan transaksi online. Namun, di sisi lain mereka juga menaruh perhatian besar terhadap aspek kepercayaan, keaslian produk, dan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami makna dan pengalaman subjektif Generasi Z dalam menggunakan Shopee. Pengumpulan data dilakukan melalui pertanyaan wawancara terbuka yang disebarkan menggunakan Google Form kepada sepuluh mahasiswa berusia 18-24 tahun dari berbagai universitas di Jawa dan Bali yang aktif berbelanja di Shopee. Analisis data dilakukan dengan metode tematik untuk menemukan pola makna dan tema- tema utama dari narasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memandang Shopee sebagai platform yang mudah diakses, efisien, dan mendukung gaya hidup cepat mereka. Namun, kekhawatiran mengenai keaslian produk, waktu pengiriman, dan respons pelayanan pelanggan masih muncul dalam pengalaman mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa kepercayaan dan transparansi menjadi kunci utama dalam membangun loyalitas jangka panjang Generasi Z terhadap platform e-commerce.</p>2026-03-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1559Analisis Preferensi Pengguna terhadap Alat Pembayaran Digital (Gopay, Ovo, Dana, DAN Shopepay) Berdasarkan Aspek Kemudahan, Fleksibilitas, dan Keamanan2026-02-20T04:19:41+00:00Zahra Tus Shifazahraatusshifa@gmail.comAhmad Yusuf Maulanaahmadyusufmaul@gmail.comNadine Paramitanadineparamita8@gmail.comFauzi Ramdhani UsmanF.ramdhaniusman@gmail.comGaezka Aftarian Al-Ghifarigaezkaalghifari@gmail.comHasya Anaqi Baskorohasyaanaqi749@gmail.comSabilla Wahyu Widyastutisabillawhy@gmail.comAnnisa Bunga Hanifahanissatalita9@gmail.comDita Aryantiditariyanticool@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan dompet digital di Indonesia seiring perkembangan teknologi finansial dan perubahan kebiasaan masyarakat terhadap transaksi non-tunai. GoPay, OVO, DANA, dan ShopeePay merupakan empat platform dengan jumlah pengguna tinggi, namun preferensi masyarakat masih bervariasi dipengaruhi oleh persepsi dan pengalaman individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi pengguna terhadap keempat e-wallet tersebut berdasarkan tiga aspek utama, yaitu kemudahan penggunaan, fleksibilitas layanan, dan keamanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain antar responden (between-subjects). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert 1–5 dari 160 pengguna aktif e-wallet. Analisis yang dilakukan meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan persepsi pengguna, serta uji validitas dan reliabilitas instrumen untuk memastikan kualitas pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OVO memperoleh skor tertinggi pada aspek kemudahan dan keamanan, GoPay unggul pada fleksibilitas layanan, sedangkan DANA menonjol pada kemudahan namun memiliki persepsi keamanan terendah. ShopeePay berada pada posisi menengah di seluruh aspek. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai faktor yang memengaruhi preferensi pengguna dan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengembang e-wallet dalam meningkatkan keamanan, kualitas layanan, dan pengalaman pengguna.</p>2026-03-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026