Jurnal Potensial
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial
<p>Journal Potensial merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Indonesia yang menerbitkan artikel di bidang Ekonomi dan Bisnis, termasuk bidang ilmu turunannya. Tujuan publikasi jurnal adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian. Setiap artikel harus mempunyai temuan dari penelitian yang dilaksanakan.</p> <p>Terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada Bulan Mei dan November. Pengiriman artikel melalui sistem online dengan terlebih dahulu mendaftar pada link ini. Artikel harus sesuai dengan pedoman penulisan artikel.</p> <p>Naskah yang diajukan ke jurnal akan diseleksi melalui proses penelaahan oleh Dewan Redaksi. Naskah akan dikirim ke Mitra Bestari / peer reviewer, kemudian akan melalui proses Double-Blind Peer Review.</p>en-USJurnal PotensialAdaptasi Digitalisasi UMKM Sebagai Strategi Bertahan di Tengah Krisis Ekonomi
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1845
<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil dan persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi agar tetap bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran adaptasi digital sebagai strategi dalam mempertahankan keberlangsungan usaha UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, platform e-commerce, dan sistem pengelolaan usaha berbasis digital, dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan pasar. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan kemampuan digital dan akses teknologi yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar UMKM dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan.</p>Ugi Tri SetiyaniDzakiyah Hasna AdibaAulia AdibatunnisaChairiza Zahra RomadhoniHerlina BagariangFauzi Amirudin RafiFitria Artika Sari
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352236244Analisis Keefektifan Pencatatan Keuangan Penggunaan Uang Tunai dan E-Wallet pada Mahasiswa
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1846
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pencatatan keuangan pada mahasiswa yang menggunakan uang tunai dan e-wallet. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku keuangan, khususnya dalam penggunaan metode pembayaran non-tunai. Namun, kemudahan transaksi yang ditawarkan e-wallet berpotensi mempengaruhi kedisiplinan dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa sebagai responden. Variabel yang diteliti meliputi frekuensi pencatatan keuangan, tingkat kedisiplinan, kemudahan penggunaan, serta kontrol pengeluaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis komparatif untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara pengguna uang tunai dan e-wallet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet cenderung mempermudah pencatatan keuangan secara otomatis, namun dapat meningkatkan risiko pengeluaran impulsif. Sementara itu, penggunaan uang tunai mendorong kesadaran pengeluaran yang lebih tinggi, tetapi pencatatannya cenderung kurang konsisten. Dengan demikian, keefektifan pencatatan keuangan tidak hanya ditentukan oleh metode pembayaran, tetapi juga oleh tingkat literasi dan disiplin keuangan individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang efektif, serta menjadi referensi dalam pengelolaan keuangan pribadi di era digital.</p>Raina Aliya JunitaAzhar Tirta WirasuthaSyifa Tri Qonita Tsabita Sepsariel AnindhitaNamira Ayumi
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352245254Analisis Komparasi Pemahaman Siklus Akuntansi antara Lulusan SMA dan SMK pada Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Negeri Semarang
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1847
<p>Pengetahuan komprehensif mengenai siklus akuntansi merupakan kompetensi fundamental bagi mahasiswa akuntansi, namun adanya heterogenitas latar belakang pendidikan antara lulusan SMA dan SMK seringkali menciptakan disparitas pemahaman awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komparatif tingkat pemahaman akuntansi antara mahasiswa lulusan SMA dan SMK di Universitas Negeri Semarang, dengan fokus pada konsep aset, liabilitas, dan ekuitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada 102 mahasiswa Akuntansi angkatan 2023-2025. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney U Test untuk menguji perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000, di mana lulusan SMK memiliki tingkat pemahaman yang lebih baik (Mean Rank 78,94) dibandingkan lulusan SMA (Mean Rank 43,26). Lulusan SMK lebih unggul dalam aspek teknis seperti penjurnalan dan penyusunan laporan keuangan karena pengalaman praktik selama sekolah menengah. Manfaat penelitian ini adalah memberikan landasan empiris bagi institusi dalam merancang strategi pedagogis yang lebih adaptif, seperti program matrikulasi atau bridging course bagi mahasiswa lulusan SMA. Hal ini diharapkan dapat menyetarakan kompetensi dasar mahasiswa di awal perkuliahan dan meminimalkan risiko ketertinggalan akademik sistemik.</p>Salsabila Buwana MurtiSiti NursakinahMuhammad Akbar Nugraha Natasya Putri ZuhraAisyah Nur FitriawatiClarissa RiavislaSyakira ArifiaZakia Maulidatuzzahro
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352255261Analisis Literasi Keuangan dan Perilaku Konsumtif: Studi Kasus Penggunaan Fitur Pay later pada Mahasiswa Manajemen Universitas Negeri Semarang
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1848
<p>Maraknya tren fintech melalui fitur pay later telah mengubah pola konsumsi di lingkungan kampus secara signifikan. Penelitian ini dimulai dari fenomena yang terjadi di area kampus dengan jumlah cukup besar. Penelitian ini berangkat dari fenomena mahasiswa Manajemen Universitas Negeri Semarang yang terjebak dalam gaya hidup implusif akibat kemudahan akses kredit instan, meskipun idealnya mereka memiliki pemahaman ekonomi yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana literasi keuangan dapat mempengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa ketika memanfaatkan layanan bayar nanti.. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada mahasiswa Manajamen UNNES sebagai responden. Hail penelitian mengungkapkan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori di kelas, melainkan instrumen krusial dalam menekan angka pembelian non-primer melalui paylater. Mahasiswa yang memiliki kemampuan literasi yang baik cenderung lebih skeptis terhadap promo instan dan lebih mementingkan skala proritas. Manfaat studi ini menyumbangkan pengembangan literasi keuangan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi dan berfungsi sebagai pengingat mahasiswa agar lebih rasional dalam mengambil keputusan finansial di tengah gempuran tren digital.</p>Aurel SitohangBerlian MaharaniAlifa Melsya PutriAnnisa Rifani PutriBryan Zaki Anak Nicholas
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352262275Analisis Pengaruh Financial Literacy, Risk Tolerance, dan Present Bias terhadap Keputusan Menabung dan Berinvestasi pada Mahasiswa FEB UNNES
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1849
<p>Perkembangan pasar modal yang pesat, ditandai dengan meningkatnya jumlah Single Investor Identification (SID), mendorong mahasiswa untuk mulai terlibat dalam aktivitas keuangan seperti menabung dan berinvestasi. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) sebagai individu mempunyai landasan pendidikan ekonomi diharapkan dapat menetapkan ketetapan finansial dengan rasional. Riset ini berguna mengkaji dampak financial literacy, risk tolerance, dan present bias pada keputusan menabung dan berinvestasi pada mahasiswa FEB UNNES. Metode dipakai ialah pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda. Capaian riset memperlihatkan bahwasanya risk tolerance berdampak pada keputusan investasi, sementara financial literacy tidak selalu diimplementasikan dalam perilaku keuangan. Selain itu, present bias menunjukkan adanya kecenderungan mahasiswa untuk lebih mengutamakan kepuasan jangka pendek daripada rencana finansial masa depan. Dengan ini memperlihatkan bahwasanya ketetapan finansial mahasiswa bukan sekedar didampakkan oleh pengetahuan, namun faktor psikologis dan preferensi terhadap risiko.</p>Mahya Marhamatus Sa’diyyahNaufaldy Ibnu MahardikaAida Nur’alimahZara Nur AisyahIndana Halwa Raqiqa
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352276284Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Tiket Konser Melalui Pihak Ketiga (Reseller) Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1852
<p>Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya praktik jual beli tiket konser melalui pihak ketiga (reseller). Praktik tersebut sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penjualan tiket palsu, ketidakjelasan identitas reseller, dan kerugian yang dialami konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pembeli tiket konser melalui reseller berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reseller dapat dikategorikan sebagai pelaku usaha sehingga memiliki tanggung jawab terhadap kerugian konsumen. Namun, perlindungan hukum bagi konsumen masih belum optimal akibat belum adanya pengaturan khusus serta lemahnya pengawasan terhadap transaksi digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan peningkatan kesadaran masyarakat guna mewujudkan perlindungan hukum yang lebih efektif.</p>Cinta Claudya HarsahShilby Chavia Azalea KusumaAnggit Fidelya PutriRashya Zalfa RamadhanIndra Adhi Riawan
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352285299Implikasi Kebijakan Agreement on Reciprocal Trade (ART) 2026 terhadap Industri Tekstil Padat Karya di Indonesia: Tinjauan Literatur
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1853
<p>Perdagangan internasional telah lama menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kemunculan Agreement on Reciprocal Trade (ART) 2026 antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang lahir dari tekanan tarif resiprokal kebijakan dagang pemerintahan Trump, menempatkan Indonesia pada posisi yang perlu cermat dalam menegosiasikan kepentingan sektoralnya. Industri tekstil sebagai sektor padat karya yang menyerap jutaan tenaga kerja dan sangat bergantung pada Amerika Serikat sebagai salah satu tujuan ekspor utama, menjadi sektor yang paling rentan terhadap implikasi perjanjian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis berbagai implikasi kebijakan ART 2026 terhadap industri padat karya tekstil di Indonesia melalui pendekatan tinjauan literatur. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka sistematis, penelitian ini menghimpun data sekunder dari laporan resmi Kementerian Perindustrian, Badan Pusat Statistik, World Trade Organization, World Bank, serta jurnal-jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, analisis isi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan liberalisasi tarif resiprokal dalam ART 2026, ketika berhadapan dengan kelemahan struktural industri tekstil domestik yang mencakup penggunaan mesin tua, tingginya biaya energi, dan ketergantungan pada bahan baku impor, berpotensi besar menurunkan daya saing produk nasional dan mengancam keberlanjutan sektor padat karya tekstil. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi antara kebijakan perdagangan internasional dan strategi revitalisasi industri nasional untuk menjaga ketahanan sektor ini dalam jangka panjang.</p>Widya PuspitraningrumLuna Farsya ShifwahMuhammad Hadi Nur FattaahRizky Akbar AthallahFitri Nur RamadhaniMuhamad Fadhil Ajrun KarimZulfa Nur Iza Salsabilla
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352300313Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Pengelolaan Uang Saku Mahasiswa Universitas Negeri Semarang
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1854
<p>Mahasiswa adalah individu yang saat ini sedang berada pada tahap menuju kemandirian yang dituntut mampu mengelola uang saku dengan baik. Namun kenyataannya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengatur keuangannya sehingga mereka cenderung berperilaku konsumtif dan kurang mampu mengelola uang saku dengan bijak. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan uang saku mahasiswa di Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang melibatkan 50 mahasiswa Universitas Negeri Semarang sebagai sampel. Proses pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, yaitu pada bulan April hingga Mei 2026 melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang keuangan berpengaruh positif terhadap cara mahasiswa mengelola uang saku mereka. Mahasiswa dengan tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung lebih baik dalam mengelola pengeluaran, menetapkan prioritas pengeluaran, dan menghindari perilaku konsumtif. Di sisi lain, literasi keuangan yang rendah menyebabkan mahasiswa kurang bijak dalam menggunakan uang saku mereka, sehingga menyebabkan pengeluaran yang tidak terkontrol. Dengan demikian, meningkatkan literasi keuangan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan mahasiswa.</p>Deswita Ulqiya RahmaNajwa Fadilah PuteriInaya Ken AmaliaNaysilla Nurlita WibowoLivia Kahla KhalishaNada Rindyta Septina
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352314324Persepsi Mahasiswa FEB Universitas Negeri Semarang Terhadap Childfree Sebagai Pilihan Hidup Dalam Perspektif Ekonomi
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1855
<p>Fenomena childfree sebagai pilihan hidup semakin menjadi perbincangan di kalangan generasi muda, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) terhadap childfree dalam perspektif ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa FEB UNNES. Variabel yang diteliti meliputi faktor ekonomi, seperti persepsi terhadap biaya hidup, stabilitas finansial, dan kesiapan ekonomi, serta pandangan terhadap childfree sebagai pilihan hidup. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan persepsi mahasiswa terhadap childfree serta faktor ekonomi yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap childfree cenderung terbuka, dengan mayoritas responden memahami konsep childfree dan menghargai kebebasan individu dalam menentukan pilihan hidup. Faktor ekonomi menjadi variabel dominan yang memengaruhi pandangan mahasiswa, terutama melalui tingginya biaya hidup, ketidakstabilan ekonomi, dan pentingnya kesiapan finansial sebelum memiliki anak. Penelitian ini diharapkan dapat membantu memahami bagaimana perubahan nilai dan preferensi generasi muda terkait perencanaan keluarga dalam konteks ekonomi.</p>Alfiatun NisaLapina Aprilia Candra WinataMustakim SujatmikoReyna PrilliciaZaskia Mayra HapshakhNabila Putri SuhandaOzora Sabdo Segoroozorasegoro8@students.unnes.ac.id
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352325341Persepsi Mahasiswa terhadap Penawaran Diskon pada Platform E-Commerce
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1856
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penawaran diskon pada platform e-commerce serta pengaruhnya terhadap perilaku pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 46 mahasiswa yang pernah berbelanja di platform e-commerce dan menggunakan diskon. Kuesioner menggunakan skala Likert lima poin untuk mengukur persepsi responden terkait daya tarik diskon, persepsi penghematan, pengaruh sosial, dan kecenderungan pembelian impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap diskon karena dianggap mampu membantu menghemat pengeluaran dan meningkatkan minat pembelian. Diskon juga mendorong kecenderungan pembelian impulsif, terutama karena adanya promo besar, flash sale, dan fenomena fear of missing out (FOMO). Selain itu, media sosial dan pengaruh lingkungan turut membentuk respons mahasiswa terhadap promosi diskon. Meskipun demikian, mahasiswa umumnya menyadari bahwa diskon tidak hanya memberikan manfaat berupa penghematan, tetapi juga dapat memicu perilaku konsumtif dan pembelian yang tidak terencana. Oleh karena itu, literasi keuangan dan kemampuan mengendalikan diri menjadi faktor penting agar mahasiswa dapat memanfaatkan diskon secara bijak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian perilaku konsumen serta menjadi masukan bagi perusahaan e-commerce dalam merancang strategi promosi yang lebih bertanggung jawab.</p>Muhammad Fawatih AsuwarMuhammad Febrian Attala PutraDina KhoirunisahAmelia NugraheniMustika Firdausiyah
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352342357Analisis Fenomena FOMO Terhadap Pola Konsumsi Gen Z: Dampak Fear of Missing Out pada Literasi Keuangan
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1857
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap pola konsumsi Generasi Z serta dampaknya terhadap literasi keuangan di era digital. Perkembangan teknologi digital, tingginya intensitas penggunaan media sosial, serta kemudahan transaksi digital telah meningkatkan tekanan sosial yang mendorong individu untuk mengikuti tren, sehingga memicu perilaku konsumtif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah dan publikasi akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan FOMO memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pola konsumsi Generasi Z yang cenderung impulsif dan berbasis tren, di mana keputusan pembelian lebih didorong oleh faktor emosional dibandingkan kebutuhan rasional. Namun demikian, literasi keuangan berperan penting sebagai faktor pengendali yang membantu individu dalam mengelola keuangan secara lebih bijak, terencana, dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian perilaku keuangan serta manfaat praktis dalam meningkatkan kesadaran finansial dan kemampuan pengelolaan keuangan Generasi Z.</p>Putri MeithalianaWilyan Gustafirin OemarChoirunnisa Mutiara QolbiAndaka Adhi SenaValentina Ayu KumalasariMustika KusumawardhaniErlangga Dimas Prakoso
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352358373Analisis Peran Legalitas Usaha terhadap Peningkatan Kinerja Manajemen pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1858
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya legalitas usaha terhadap peningkatan kinerja manajemen terhadap perkembangan UMKKM. Legalitas usaha merupakan bagian penting yang harus dimiliki oleh pelaku UMKM karena dapat memberikan perlindungan hukum, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendukung perkembangan usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kajian literatur melalui berbagai jurnal, buku, dan sumber referensi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa, legalitas usaha berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja manajemen UMKM. Dengan adanya legalitas usaha, pelaku UMKM lebih mudah memperoleh akses permodalan dari lembaga keuangan, menjalin kerja sama dengan pihak lain, serta memperluas pasar usaha. Selain itu, legalitas usaha juga mendorong pelaku UMKM guna mewujudkan sistem pengelolaan manajemen yang lebih tertib, profesional, dan terstruktur. Oleh karena itu, legalitas usaha dapat menjadi unsur penting dalam meningkatkan daya saing, kinerja manajemen, dan keberlanjutan usaha UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin meningkat.</p>Sumurih NingtyasDzakiyyah Naufa JarisyaYudha WijayaAlvin Christoper G. SaragihNaila Chalisa
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352374386Analisis Representasi Tekanan Ekonomi dan Strategi Penyelesaiannya dalam Film Keluarga Super Irit
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1860
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Film adalah salah satu media yang mampu merepresentasikan kondisi sosial-ekonomi masyarakat secara realistis dan dapat dipahami. Fenomena tekanan ekonomi pada keluarga modern semakin relevan untuk ditelaah, mengingat kompleksitas tantangan keuangan yang terus meningkat yang dihadapi oleh komunitas perkotaan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk representasi tekanan ekonomi dalam film Keluarga Super Irit, mengidentifikasi strategi penyelesaian yang digunakan oleh para tokoh, dan mengeksplorasi nilai-nilai sosial serta moral yang disampaikan melalui film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi yang diterapkan pada dialog, adegan, dan ekspresi tokoh dalam film. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, sementara analisis dilakukan melalui reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dalam film direpresentasikan melalui pengurangan pendapatan akibat kebijakan efisiensi perusahaan, tingginya biaya sewa, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan kerugian dari investasi digital. Strategi penyelesaian yang digambarkan meliputi gaya hidup hemat, kerja sama di antara semua anggota keluarga, pengelolaan kebutuhan yang diprioritaskan, dan kreativitas dalam menghadapi keterbatasan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang representasi masalah ekonomi keluarga dalam media film, sekaligus menjadi bahan refleksi bagi masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dan solidaritas keluarga.</p>Andum PrasetyoGlory Islamic Majime MuhammadGlory Islamic Majime MuhammadAyu Dyah ParawangsaFaried Maulana AfandiSalysa Ayu MuliawatEillen Fasma Nasyarikha
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352387407Analisis Strategi Marketing pada E-Commerce Shopee dan Tokopedia terhadap Minat Beli Konsumen Generasi Z
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1861
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia serta meningkatnya perilaku konsumtif generasi Z yang dipengaruhi oleh strategi digital marketing. Shopee dan Tokopedia sebagai dua platform dominan memiliki pendekatan pemasaran yang berbeda dalam menarik minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan strategi digital marketing kedua platform serta pengaruhnya terhadap minat beli generasi Z. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, analisis konten media sosial, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee lebih menekankan strategi hiburan (shoppertainment) melalui fitur live streaming, promo, dan gamifikasi yang mendorong pembelian impulsif secara emosional. Sementara itu, Tokopedia lebih fokus pada kepercayaan, kemudahan transaksi, dan kenyamanan pengguna yang memengaruhi keputusan pembelian secara rasional. Generasi Z cenderung responsif terhadap promosi digital, ulasan pengguna, serta pengaruh influencer dan tren media sosial. Penelitian ini memberikan manfaat sebagai referensi dalam memahami efektivitas strategi digital marketing serta sebagai bahan pertimbangan bagi pelaku e-commerce dalam merancang strategi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.</p>Anggita Veliany AgustiarNabella Aliff AzqiaRatih Wahyu AzzahraMaudita AmaliaAzifah Rahmatia AndiniI’anah Zahrotal HamidahSabila Anjani
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352408422Digitalisasi UMKM: Studi Kasus Keberhasilan atau Kegagalan Adopsi QRIS pada Pedagang Tradisional di Pasar Johar
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1862
<p>Transformasi digital dalam sistem pembayaran telah menunjukkan perkembangan signifikan hingga di kalangan kalangan mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penggunaan QRIS menjadi salah satu strategi komprehensif pemerintah dalam mendukung adanya digitalisasi untuk mempermudah terjadinya transaksi jual-beli dan promosi agar lebih efisien. Khususnya di Kota Semarang, pemerintah telah mengupayakan adopsi QRIS sampai di sektor pasar tradisional. Meskipun begitu, fakta di lapangan menunjukkan tingkat penerimaan QRIS di kalangan pedagang masih bervariatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan QRIS, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya dalam transaksi penjualan pedagang di Pasar Johar, serta memahami pandangan dan tingkat pemahaman pedagang terhadap adopsi QRIS guna mendukung digitalisasi UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada pedagang tradisional di Pasar Johar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan dan kegagalan adopsi QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pedagang sudah menggunakan QRIS secara aktif dalam transaksi jual beli, sebagian lainnya memiliki QRIS tetapi belum digunakan secara maksimal, dan masih terdapat pedagang yang belum menggunakan QRIS sama sekali. Hal tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran di Pasar Johar sudah mulai berkembang, namun penerapannya masih belum optimal karena masih terdapat kendala dalam proses digitalisasi pembayaran. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai kondisi implementasi QRIS di pasar tradisional serta menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, lembaga keuangan, dan pengelola pasar dalam meningkatkan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan terkait penggunaan QRIS agar digitalisasi pembayaran dapat berjalan lebih optimal.</p>Raya Nasywa KhalilaFarah Naili IrsyadaDhia Atika Firyal LutfiahVerisa Zulfa BelindaNaila Salma KhairunnisaAyla Faizah MahrinZulia Esti Wedaningtiyas
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352423439Edukasi Pemanfaatan Potensi Wilayah Dalam Mendukung Ekonomi Lokal Bagi Siswa SMAN 13 Semarang
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1865
<p>Perkembangan globalisasi dan transformasi ekonomi berbasis pengetahuan mendorong perubahan paradigma pembangunan menuju penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Namun, di Indonesia masih banyak potensi wilayah yang belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan rendahnya literasi ekonomi masyarakat. Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan inovatif melalui pembelajaran kontekstual yang mengaitkan teori dengan realitas sosial ekonomi di lingkungan sekitar. Siswa sekolah menengah atas sebagai generasi produktif perlu dibekali pemahaman ekonomi lokal dan kesadaran kewirausahaan sejak dini. Kegiatan “Edukasi Pemanfaatan Potensi Wilayah dalam Mendukung Ekonomi Lokal bagi Siswa SMAN 13 Semarang” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi aktif siswa dalam mengenali dan memanfaatkan potensi wilayah sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi lokal berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui edukasi partisipatif yang meliputi penyampaian materi, sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi dan studi kasus sederhana, serta evaluasi kualitatif melalui observasi dan refleksi peserta. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi ekonomi, membentuk pola pikir kewirausahaan, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan ekonomi lokal berbasis masyarakat.</p>Bahauddin SauqiFadhilah HarfiRaihana AuliaMaida Rahma Maulieda Indi Farikhatul UqbaNovi Elya Putri Nur JannahAdistri AuliaNeesa Nur Fadhillah
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352440451Pengaruh Digital Payment Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa: Semantic Literature Review (SLR)
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1866
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan pembayaran digital atau digital payment terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Pertumbuhan teknologi digital, terutama pada sistem pembayaran non-tunai, telah memberikan kecepatan, kemudahan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi mendorong perubahan pola konsumsi menjadi lebih konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden menggunakan digital payment dan mayoritas menganggapnya sebagai kebutuhan penting di era modern. Sebanyak 63,6% responden menyatakan bahwa penggunaan digital payment meningkatkan perilaku konsumtif, didorong oleh faktor kemudahan transaksi, promo, cashback, serta kenyamanan penggunaan. Selain itu, perilaku konsumtif juga dipengaruhi oleh aspek psikologis seperti impulsive buying, keinginan untuk mengikuti tren, dan peningkatan kepercayaan diri melalui konsumsi barang. Di sisi lain, digital payment juga memberikan dampak positif seperti efisiensi transaksi dan mendukung perkembangan ekonomi digital, termasuk UMKM. Namun, jika tidak digunakan secara bijak, penggunaan digital payment dapat mendorong pengeluaran berlebihan dan menurunkan kontrol keuangan individu. Oleh sebab itu, dibutuhkan peningkatan literasi keuangan dan pemahaman dalam membedakan antara kebutuhan serta keinginan. Kesimpulannya, penggunaan digital payment memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap konsumtif mahasiswa, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Pengendalian diri, edukasi finansial, dan kebiasaan menabung menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak negatif dari penggunaan teknologi pembayaran digital tersebut.</p>Jeremy Hatorangan PangaribuanMuhammad Rafif SidqiVanesya Zahwa AuliaImelda AprilianiRakeisha Masayu Minasty SofyanCesya Ristya Aulia
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352452464Peran Literasi Finansial Dalam Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Rantau
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1867
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan literasi finansial terhadap kemampuan pengelolaan keuangan mahasiswa rantau di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mahasiswa rantau menghadapi tantangan finansial yang lebih kompleks karena harus mengelola kebutuhan hidup, biaya pendidikan, serta pengeluaran sehari-hari secara mandiri dengan sumber pendapatan yang terbatas. Perkembangan transaksi digital dan gaya hidup konsumtif juga turut memengaruhi perilaku keuangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan Google Form kepada mahasiswa rantau di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan Universitas Airlangga (UNAIR). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden minimal 150 mahasiswa rantau aktif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa rantau. Mahasiswa dengan tingkat literasi finansial yang baik cenderung mampu menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung secara konsisten. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi finansial menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas finansial dan mendukung kesejahteraan mahasiswa rantau selama masa studi. Oleh karena itu, peningkatan edukasi literasi finansial bagi mahasiswa perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui program pendidikan maupun pelatihan keuangan</p>Tsania Rahma TasnimAnggita Satifa DewiSulistania PrimadaniFarah Hanifa FaustiMiskah ZaahirahNadia Syafa YuliandaLeeviana Cheelwa
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352465475Perspektif Pelaku UMKM di Sekitar UNNES Terhadap Efektivitas QRIS sebagai Media Transaksi: Sebuah Studi Kualitatif Berbasis Pendekatan TAM
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1868
<p>Perkembangan teknologi pembayaran digital di Indonesia telah membawa perubahan signifikan dalam ekosistem transaksi keuangan, termasuk di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hadir sebagai solusi pembayaran nirsentuh yang digagas oleh Bank Indonesia untuk menyederhanakan dan menyatukan sistem pembayaran digital nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif pelaku UMKM yang berlokasi di sekitar Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhadap efektivitas QRIS sebagai media transaksi dalam kegiatan usaha mereka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data utama. Analisis data dilakukan melalui kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup dua konstruk utama, yaitu persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi kemanfaatan (perceived usefulness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM menilai QRIS mampu mempercepat proses transaksi, mengurangi risiko kesalahan penghitungan uang tunai, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap usaha mereka. Meskipun demikian, sejumlah tantangan masih ditemukan, antara lain keterbatasan literasi digital, ketergantungan pada jaringan internet, serta kurangnya sosialisasi yang berkelanjutan dari pihak terkait. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan kebijakan adopsi teknologi pembayaran digital yang lebih inklusif dan berpihak pada pelaku usaha kecil.</p>Eduardus Daniel WicaksanaRafli Syah AlamMuhammad Rizqi UlinnuhaRiska Putri WidyasarFaris Arkaan FifitrahyangMuhammad Yusuf KurniawanMuhammad Hafidz Angga PutraAhmed Jordan Widy
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352476491Tinjauan Teoritis: Fenomena Self-Reward sebagai Justifikasi Perilaku Konsumtif di Kalangan Remaja
https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/view/1869
<p>Perkembangan tren digital memicu maraknya fenomena self-reward di kalangan remaja, namun esensinya kerap bergeser menjadi pembenaran atas perilaku belanja yang boros. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep self-reward digunakan sebagai justifikasi perilaku konsumtif serta mengidentifikasi faktor dan dampak psikologisnya pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data sekunder diperoleh dari database jurnal bereputasi sepuluh tahun terakhir yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep self-reward sering disalahgunakan sebagai mekanisme pertahanan ego (justifikasi) untuk mereduksi rasa bersalah pasca-belanja impulsif akibat paparan tren media sosial (FOMO). Perilaku memanjakan diri secara berlebihan ini berdampak negatif pada manajemen keuangan pribadi dan memicu prokrastinasi akademis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis mengenai batasan apresiasi diri yang sehat serta menawarkan model alternatif tindakan self-care non-material bagi remaja di era digital.</p>Aina Fitra SalsabillaSiti Nurul KhotimahNabila Azka Faradhila SahrulSiti Lulu’ul NafisyahMuhammad HizamHafidz Pahlevi HarfiahRici TriatmajaEga Ramdani
Copyright (c) 2026
2026-09-032026-09-0352492504